image_pdfimage_print

Mojokerto (Transversal Media) – Anggota DPRD kota Mojokerto daerah pemilihan Prajurit Kulon, Hardyah Santi kebanjiran aspirasi masyarakat saat menghelat reses di rumah pribadinya, jalan Prajurit Kulon, kota Mojokerto. Minggu (3/12/2017).

Santi menjelaskan secara teknis bahwa pengajuan proposal untuk jasmas diharapkan mengajukan usulan ke Musrenbang, “kami harapkan masyarakat yang mengajukan proposal jasmas diharapkan mengajukan dulu ke musyarawah perencanaan pembangunan (Musrenbang) ke tingkat kelurahan,” katanya.

Acara di sesi tanya jawab, sejumlah aspirasi yang disampaikan melalui dirinya antara lain; jalan sering di aspal akan tetapi tidak melihat irigasinya, kesulitan pembuatan surat pertanggung jawaban (SPJ) bantuan RT RW,

Politisi partai Golkar ini
“Sungai sadar ini miliknya Pemprov jadi kewenangannya dan tanggung jawabnya provinsi, jika kami membangun sungai maka kami salah,” jawab Santi.

baca juga:  Pemkot Mojokerto Tampung Pengaduan Online Terpadu

Lanjut Santi, “Terkait masalah pengSPJ-an, perlu adanya pendampingan terkait pembuatan SPJ contoh ‘pembelian pot’ harus di dampingi itu jangan sampai salah pembuatan SPJ-nya.” terangnya.

Santi berjanji kepada masyarakat, Untuk permasalahan pembangunan skala prioritas nantinya akan mengkawal Musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan. “Tenang saja kami akan mengkawal pembangunan skala prioritas melalui Musrenbang dari tingkat pemerintahan paling bawah sampai kota Mojokerto,” janjinya.

Acara kegiatan reses ini dihadiri oleh 55 orang.
(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB