image_pdfimage_print

Mojokerto (Transversalmedia.com) – Kirap obor kolosal akan mewarnai Mojokerto tepatnya di Trowulan, kirap ini digelar oleh Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia.

Hari lahir APKLI yang ke – 25 tahun, puncak acara ini di mulai Sabtu 24-25 Februari 2018 dengan doa bersama Siti Inggil dan Kirab Obor Kolosal menuju Pendopo Agung Sumpah Hamukti Palapa Mahapati Gajahmada dengan membentangkan bendera merah putih kolosal sepanjang 125 meter dan bendera APKLI.

Dalam konferensi pers, Presiden APKLI, Dokter Ali Mahsun, mengatakan menggugat Indonesia berdaulat. “kegiatan ini untuk menegakkan ekonomi rakyat, karena perekonomian di Indonesia sebagian besar sudah dikuasai oleh kapitalis dan warga asing,” ungkapnya. Kamis (22/2/2018)

baca juga:  Eks Lokalisasi BC, Tolak Rasis

Menurutnya, steril dari urusan politik praktis. Ini ditekannya, karena di tahun politik saat ini, katanya, banyak pihak yang mendekati APKLI untuk mendukung salah satu calon kepala daerah.

“APKLI tidak terlibat politik praktis tapi politik kebangsaan. Makanya, siapapun yang terpilih menjadi kepala daerah harus segera melaksanakan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2012 tentang Koordinasi Penataan dan Pemberdayaan PKL,” tekannya.

Lebih dari 25 ribu pengurus APKLI dan PKL seluruh Indonesia terlibat dalam agenda yang dipastikannya bakal spektakuler tersebut.

“Hari pertama, acara Doa Nusantara di Siti Inggil Raden Brawijaya 1 dan di hari kedua Kirab Obor Merah Putih PKL Menggugat untuk Indonesia Berdaulat, mulai dari Siti Inggil menuju Pendopo Agung tempat Sumpah Hamukti Palapa Mahapati Gajahmada,” tutupnya.

baca juga:  Cegah Lonjakan Covid-19, Mulai Pekan Ini Kota Mojokerto Terapkan PPKM

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB