image_pdfimage_print

Jakarta (Transversal Media) – Dalam acara Mata Najwa Trans7 dengan episode berjudul “Kartu Kuning Jokowi” dengan dipandu Najwa Sihab mengundang ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Universitas Indonesia, Zaadit Taqwa dengan disaksikan langsung Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Rabu (7/2/2018). Salah satunya, Zaadit mengkritisi Kinerja di era Pemerintahan Jokowi.

Zaadit memandang bahwa pembuatan jalan Tol ini tidak tepat sasaran, “Selama kepemimpinan Pak Presiden, sudah membangun beribu-ribu kilometer jalan tol yang kemudian hanya bisa digunakan untuk orang-orang yang menggunakan mobil. Kemudian fasilitas-fasilitas yang hanya dinikmati segelintir orang,” ujar Zaadit Taqwa.

Papua Hanyalah membutuhkan fasilitas-fasilitas umum, “Sementara teman-teman kita di Papua yang membutuhkan fasilitas-fasilitas umum yang ternyata di sana masih jauh dari yang disampaikan Pak Moeldoko,” ujar Ketua BEM UI .

baca juga:  Proyek Belum Kantongi Izin

Dan Zaadit menyarankan pada Pemerintah Jokowi, “Saya lebih berharap, saya mendorong pemerintah untuk kemudian lebih aktif dan lebih optimal lagi dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Papua,” ujar Zaadit Taqwa.

Setelah pergantian, Moeldoko menyampaikan  hasil kinerja kepemimpinan. “Presiden, selama 3 tahun bisa membangun kilometer. Kuota haji, hanya dalam tempo beberapa tahun, Pak Jokowi bisa menaikan dari 168.800 menjadi 221.520,” ujar mantan Panglima TNI itu.

Bukan hanya itu saja Moeldoko menjelaskan lagi, “Ada satu yang kurang dalam pemerintahan kita ini adalah memberikan informasi yang penuh kepada masyarakat Indonesia, kalau nanti saya berikan informasi yang penuh, mungkin semuanya akan salut kepada Pak Presiden,” ujarnya.

baca juga:  Pecinta Gowes Kota Mojokerto Meningkat

(sumber)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB