image_pdfimage_print

Mojokerto (Transversalmedia) – Walikota Mojokerto, Mas’ud Yunus akhirnya meresmikan proyek relokasi sementara pedagang kaki lima (PKL) eks aloon-aloon, dijalan benteng pancasila Kota Mojokerto pasca musibah kebakaran pasar.

Pasca musibah kebakaran pasar Benpas karena adanya dugaan arus pendek listrik yang mengakibatkan kebakaran meludeskan 230 kios, jumat (23/9/2017). Akhirnya Pemkot Mojokerto dileding sektori Disperindag kota Mojokerto membuatkan bangunan pasar relokasi sementara di jalan benteng pancasila kota Mojokerto yang dikerjakan oleh CV. Adyaksa Tama Manunggal senilai Rp 388.181.000.

Hari ini, selasa (27/2/2018) Walikota Mojokerto meresmikan pasar benpas eks alun-alun, Mas’ud Yunus menjelaskan kepada para awak media tentang kelanjutan kegiatan perekonomian, “dengan adanya penampungan sementara ini mereka bisa melakukan kegiatan ekonominya,” jelasnya.

baca juga:  Dispendik Luncurkan SE Larangan Penarikan Biaya PDB

Dengan adanya penampungan ini kelangsungan perekonomian tidak akan surut,  “sambil menunggu dibangunnya pasar baru revitalisasi pasar benpas yang terbakar, kita kembalikan fungsi sebagai RTH (ruang tata hijau) dan bangunannya dibongkar semua” imbuhnya.

Sebelumnya pemkot membangun pasar yang dikhususkan bagi pedagang alun-alun warga kota Mojokerto, yang sebelumnya ada 248 kios dan di efisiensi menjadi 209 kios ditempat relokasi.

Menurut pantauan transversalmedia.com, Mas’ud Yunus dan kepala Disperidag kota Mojokerto Ruby Hartoyo meninjau kios pasar relokasi sementara.

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB