image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Mojokerto melaksanakan kegiatan Hari Anti Narkoba Internasional yang disingkat HANI. Dalam proses kegiatan BNN kota Mojokerto telah mengkampanyekan anti narkoba di lingkungan pendidikan. Kamis (26/7/2018).

Dalam pelaksanaan kegiatan itu, kepala BNN kota Mojokerto Suharsih mengajak elemen masyarakat untuk memerangi narkoba dan menekankan supaya  bagi pengguna, khususnya di lingkup pendidikan yaitu siswa, supaya jangan mencoba-coba mendekat, memegang dan apalagi memakai narkoba yang mengakibatkan kematian  di usia dini.

“Kami menindaklanjuti MoU Kepala BNN dengan Menteri Pendidikan, dan langsung action, ini tadi saya mengundang kepala sekolah supaya kepala sekolah mengadakan program-program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)”, katanya. 

Menurut dari data BNN kota Mojokerto bagi kalangan siswa yang terbukti memakai narkoba untuk tahun 2017 sudah terdata 25 siswa dan untuk tahun 2018 yang terdata 5 siswa. “Dari data sekitar 25 anak untuk tahun 2017 sedangkan tahun 2018 yang kami tangani ada 6”, paparnya.

baca juga:  Catatan Hari Kartini Untuk Perempuan Mojokerto

Dalam acara kampanye anti narkoba, BNNK Mojokerto mengundang Walikota terpilih tahun 2018 Ika Puspitasari. Dalam acara tersebut, ning Ita sapaan akrab  Ika Puspitasari menekankan nantinya bagi PNS supaya PNS wajib rutin melakukan pemeriksaan narkoba, “Setelah saya dilantik menjadi Walikota menekankan bagi PNS supaya melakukan pemeriksaan anti Narkoba secara rutin,” tegasnya.

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB