image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) –  Aparat Satpol PP kota Mojokerto telah menemukan sepucuk alat senjata tajam (sajam), yang berupa sebilah mata pisau dan atas penemuan barang bukti ini, sebelumnya Satpol PP saat itu telah menciduk siswa-siswi yang telah melakukan aksi bolos sekolah di wilayah daerah kota Mojokerto. Senin (17/9/2018).

Dalam aksi tersebut, Kabid Trantib Satpol PP kota Mojokerto, Hatta Amrulloh, menerangkan pada saat patroli rutin, aparat dengan moto Praja Wibawa mencium adanya siswa sekolah membolos. Dalam hal itu, diringkuslah siswa-siswi tersebut di tiga titik lokasi yakni : Alun-alun lapangan surodinawan dan Warung Bojes Perum surodinawan.

“Sebetulnya banyak siswa tapi yang berhasil saya amankan hanya dua belas siswa karena pada saat penggrebekan siswa-siswa banyak yang kabur, dan langsung digiring ke Mako Pol PP tapi kegiatan ini, hanya gelar patroli rutin sehari-hari”, ujarnya.

baca juga:  Proyek Belum Kantongi Izin

Ditemukan didalam tasnya, sebilah senjata tajam yang berupa pisau dapur dan obeng. Siswa membolos dikenai sanksi dengan melakukan upacara bendera, juga menjalankan salat taubat dan membaca Sura Yaasin sebanyak tujuh kali di musholla kantor Satpol PP.

“Mereka kita beri sanksi pembinaan dengan kewajiban menjalankan sholat tobat dua rakaat, mengaji tujuh kali Surat Yaasin dan upacara bendera. Mereka harus ikut hormat bendera karena Senin ini mereka kan nggak ikut upacara disekolahnya karena membolos,” imbuh Hatta.

Hatta juga menghimbau bagi masyarakat jika ada gangguan trantib, membuang sampah pada sembarangan, mengamen di perempat jalan raya, maupun gangguan trantib yang lain. Bisa menghubungi call center pengaduan Satpol PP kota Mojokerto melalui telepon seluler dan Whatsapp di nomor 0813-5985-4565.

baca juga:  Ratusan Al’Ummahad Geruduk Tipikor

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB