image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Lapangan Raden Wijaya Surodinawan kota Mojokerto dijadikan tempat yang tak senonoh atas temuan tersebut Dinas Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP kota Mojokerto memberikan papan larangan bagi yang menggunakan fasilitas aset Pemerintah Kota Mojokerto tersebut.

Atas ketidak senonohan tersebut, Kabid Trantib Satpol PP kota Mojokerto Hatta Amrulloh saat dikonfirmasi, menjelaskan Satpol PP menciduk pasangan pemuda pemudi melakukan adegan esek-esek di tempat kejadian perkara (TKP) lapangan Surodinawan kota Mojokerto. “Kami sudah tiga kali memergoki, atas kejadian itu, pelaku memakai alasan belajar mengemudi mobil, akan tetapi sebenarnya mereka melakukan hal yang tak senonoh”, katanya. Kamis (6/9/2018)

Hatta juga menjelaskan, jika warga memakai fasilitas aset Pemkot diharapkan melakukan izin terlebih dahulu di Dinas Perizinan. “Kami sudah menghimbau bagi yang menggunakan aset Pemkot, harus mengurus terlebih dahulu di Dinas Perizinan, dan kami sudah memberikan surat himbaun kepada jasa belajar pengemudi untuk melakukan kepengurusan perizinan jika memakai fasilitas”, tegasnya.

baca juga:  DOK..DOK.. Bupati Mojokerto Divonis 8 Tahun Penjara

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB