image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Dinas Pendidikan kota Mojokerto menggelar kegiatan acara bertajuk “Gebyar Anugerah Seni dan Budaya serta HUT Program Kota Mojokerto Berlingkungan Pendidikan (PKMBP) ke 10 Tahun 2018”. Dalam acara kegiatan kali  ini, ada yang menarik, moment ini dihadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota terpilih Mojokerto, Ika Puspitasari yang akrab dipanggil Ning Ita dan Achmad Rizal yang akrab dipanggil Cak Rizal. di Gedung Astoria Jalan Empunala, Rabu (07/11/2018).

Meski belum dilantik, mereka berdua diberi kehormatan untuk memberikan hadiah dan penghargaan kepada para pemenang lomba. Sementara itu Wakil Wali Kota Mojokerto Suyitno justru berhalangan hadir dan diwakili Asisten Administrasi Subambianto. Selain itu tampak hadir sejumlah petinggi di lingkup Pemkot Mojokerto.

Wakil Wali Kota Mojokerto Suyitno dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Administrasi Subambianto mengatakan, salah satu upaya untuk perbaikan kualitas sumber daya manusia adalah dengan pendidikan martabat. Dalam proses belajar mengajar, siswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan saja akan tetapi para pendidik harus mampu menurunkan nilai-nilai karakter dalam diri peserta didik. ”Pendidikan karakter inilah yang menjadi inti dari pendidikan sesungguhnya,” katanya.

baca juga:  Sekdakot Hadiri dan Sambut Positif Prasetya Merah Putih

Pendidikan karakter, lanjutnya, seperti mengusung nilai-nilai kasih sayang, keteladanan, nilai prilaku, nilai moralitas, nilai kebhinekaan, dan sebagainya. “Harapannya adalah anak-anak bukan hanya cerdas intelektualnya tetapi cerdas intelektualnya dan spiritualnya seiring dengan arus tekhnologi dan informasi yang datang dengan begitu derasnya,” harapnya.

Semuanya harus memberikan perhatian dan membentengi anak didik jangan sampai masa depan generasi muda menjadi suram dan terjerumus dalam hal-hal yang negative. “Solusinya adalah orang tua harus memberikan kepedulian pada agama agar tumbuh kembang dalam pendidikan anak dengan mendekatkan mereka pada tempat ibadah dan memberikan kegiatan positif seperti olah raga atau seni,” ujarnya.

Lebih jauh Wawali mengatakan, Pemerintah Kota Mojokerto talah berupaya untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat melalui program-program pendidikan seperti program belajar 12 tahun, biaya sekolah gratis, seragam gratis, hingga angkutan sekolah gratis. “Ini semua bertujuan untuk membantu meringankan beban dan untuk memberikan semangat agar siswa siswai terus bersekolah”, imbuhnya.

baca juga:  Juni 2020, Kompetisi Sepakbola dilanjutkan

Untuk itu Wawali mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkerjasama dan berpartisipasi memberikan dukungan atas terlaksananya PKMBP. “Semoga program ini semakin memantapkan langkah kita dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Mojokerto”, harapnya.

Dalam kesempatan itu Wawali juga mengucapkan selamat kepada peraih prestasi di bidang pendidikan, baik untuk siswa, guru, maupun kepala sekolah. “Semoga prestasi terus ditingkatkan dan dapat mendorong partisipasi semua pihak untuk memajukan pendidikan di Kota Mojokerto”, pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, Gebyar Anugerah Seni dan Budaya merupakan rangkaian peringatan HUT PKMBP ke 10 tahun 2018 yang meliputi program keluarga berlingkungan berpendidikan, program sekolah berlingkungan pendidikan, dan program masyarakat berlingkungan pendidikan. “Termasuk di dalamnya yakni monitoring jam wajib belajar yang dilaksanakan setiap Senin malam”, katanya.

baca juga:  Musrenbang ‘Fokuskan Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi’

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB