image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Proyek Jaringan gas (Jargas) di kota Mojokerto mendapat keluhan dari warga setempat dan pengguna jalan. Pasalnya, di musim kemarau ini sampai saat ini belum juga selesai yang mengakibatkan polusi debu dan perlintasan pengguna jalan.

Hal itu diungkapkan ketua Bapemperda DPRD kota Mojokerto , Deny Novianto yang menerima aspirasi dari warga setempat. “Kami banyak laporan dari warga atas dampak proyek Jargas tersebut, kami minta Eksekutif selaku koordinator untuk segera membenahi kembali seperti semula. Pihak eksekutif harus tegas akan hal itu, kasihan warga sekitar dan pengguna jalan terkena dampaknya, padahal untuk proyeknya sendiri sudah baik dan bermanfaat bagi warga, karena seingat saya di Perda harus dikembalikan seperti semula”, katanya. Jumat (11/10/2019)

baca juga:  Siswa Terlantar SDN Kranggan Di Segel

Sementara Plt Kabag Perekonomian Pemkot Mojokerto selaku koodinator, Ani Wijaya, Bahwa proyek Jargas di mulai sejak pertengahan bulan Juni tahun 2019, untuk itu kota Mojokerto menerima 4.000 SR (sambungan rumah). “Tidak ada pembiaran karena semua ada jadwal dan pengawasan, antara lain : penggalian, pemasangan pipa, penyambungan pipa, ini menunggu satu rangkaian selesai baru disambung, kalau satu rangkaian belim selesai tidak bisa disambung, jadi makanya galian satu sm lain hrs menunggu galian lain selesai”, ujarnya.

Ani menjelaskan dalam proses mekanis sistem pengawasan Jargas harus diteliti terlebih dahulu, “Pengetesan kebocoran, harus dipastikan kebocoran 0 baru bisa diuruk, kalau sudah diuruk dulu sedangkan ternyata ada kebocoran maka harus dibongkar lagi, dari pengurukan, pengisian gas, pemadatan, dan proses ini membutuhkan waktu untuk menunggu urukan benar padat setelah itu pengaspalan.”, paparnya.

baca juga:  Proyek Jargas Dinilai Tidak Sesuai Standart dan Keselamatan

Untuk saat ini yang sudah dilakukan pengisian gas ada dua kelurahan yakni Magersari dan Gedongan, tetapi ada kelurahan beberapa yang belum dilakukan pengisian gas yakni Balongsari, Kedundung (150 SR sedang proses), Jagalan, Sentanan dan Purwo Tengah. “Untuk magersari dan gedongan insya Allah akan segera dilakukan pengaspalan”, tambahnya.

Ani juga memastikan untuk percepatan proyek Jargas. “November pengaspalan insya Allah selesai semua mas”, tandasnya.
(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB