image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Di tengah penyebaran pandemi covid-19 di seluruh dunia, kini Pemerintah kota Mojokerto telah mengambil langkah antisipatif dan mengeluarkan sejumlah kebijakan untuk merespons dan juga memantau untuk menjaga lingkungan yang aman dan nyaman. 

Untuk itu, satgas pandemi covid-19 merilis pembaharuan substansial untuk informasi covid-19 berjudul “WhatsApp auto notif status covid-19 Kota Mojokerto”. Pemantauan informasi ini juga sampai pada tingkat 18 kelurahan dan 3 kecamatan yang ada diwilayah kota Mojokerto yang bersumber pada Dinas Kesehatan kota Mojokerto.

Untuk dapat mengakses layanan ini pengguna terlebih dahulu harus mendaftar agar memperoleh informasi berlangganan secara gratis dengan memasukkan nomor handphone yang terkoneksi dengan WhatsApp. 

Pertama, buka laman http://covid19.mojokertokota.go.id/subscribe dari piranti telepon seluler atau HP yang menggunakan layanan whatsapp. Selanjutnya pengguna diminta mengisi nomor HP. Setelah itu akan muncul notifikasi dari layanan auto notif status covid-19 Kota Mojokerto. 

baca juga:  Bedah Buku Islam Nusantara

Pengguna tinggal menunggu notitikasi. Setelah terdaftar sebagai pelanggan, maka apabila ada perkembangan dan data baru tentang covid-19, info virtual yang dikembangkan Diskominfo Kota Mojokerto ini otomatis memberitahukan kepada pelanggan. 

Pesan yang diterima pengguna status covid-19 dari tiga kecamatan. Disajikan, data status covid-19 di setiap kelurahan dalam satu wilayah kecamatan. Antara lain status ODP (orang dalam pemantauan, OTG (orang tanpa gejala), PDP (pasien dalam pengawasan) maupun yang terkonfirmasi positif covid-19. Setiap status juga dirinci, jumlah dan prosentasenya. Untuk kasus ODP akan muncul jumlah dan prosentasenya terkait ODP yang masih dalam pemantauan dan ODP selesai pemantauan, serta jumlah ODP meninggal dunia. Demikian juga dengan PDP, akan diinformasikan juga berapa jumlah PDP yang masih dalam pengawasan, PDP selesai pengawasan. Pun untuk kasus positif covid-19. Akan muncul angka kasus positif, berapa yang meninggal dan berapa yang dirawat atau berapa yang menjalani isolasi mandiri. 

baca juga:  Hari Pangan Sedunia, Ning Ita Ajak Warga Manfaatkan Lahan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Sementara, Juru bicara Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, layanan informasi berlangganan gratis melalui perpesanan WhatsApp dirancang untuk lebih mempercepat arus informasi kepada masyarakat. 

“Dengan memanfaatkan layanan informasi status covid-19 daring (online) melalui situs resmi covid-19 Kota Mojokerto yang terkoneksi secara online dengan WhatsApp, maka jangkauannya bisa lebih maksimal. Karena saat ini banyak masyarakat yang memanfaatkan telepon seluler untuk sarana komunikasi,” kata Gaguk, Kamis (16/4/2020).

Sebelumnya, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto meluncurkan layanan informasi covid-19 melalui aplikasi perpesanan instan WhatsApp (WA) dengan mengunjungi kontak +62 813 3451 0292.

WhatsApp chat Covid-19 Kota Mojokerto ini menawarkan beragam informasi terkait covid-19. Ada 5 pilihan informasi yang disediakan. Di setiap menu yang sudah dipilih, pengguna diarahkan ke satu link yang merujuk pada laman http://covid19.mojokertokota.go.id

baca juga:  Hari Kedua PPKM, SATGAS COVID Ubah Jam Operasional Pasar Tradisional

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB