image_pdfimage_print

Gresik (transversalmedia) – Camat Duduksampeyan dituding telah melakukan penolakan laporan usulan penerima jaring pengaman sosial (JPS) dari Pemerintah Desa Gredek, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik maka perlawanan itu dilakukan aksi unjuk rasa yang langsung dipimpin Kepala Desanya sendiri di lokasi kantor kecamatan Duduk Sampeyan. Rabu (20/5/2020).

Aksi dari puluhan warga melakukan orasi dengan membawa sejumlah poster berisi tuntutan dan mereka menilai atas kebijakan Camat Duduksampeyan bersifat sepihak dan diskriminatif.

Kedatangannya bersama warga desa meminta keterangan Camat Duduk Sampeyan atas usulan JPS tidak disetujui. Setidaknya segala persyaratan sesuai dengan aturan prosedur yang ditetapkan dalam musyawarah desa (Musdes) serta data tersebut sudah dipairing oleh Bappeda.

baca juga:  Langgar PSBB, Pria Bersorban Adu Jotos

“Pengajuan 4 kali dikembalikan, yang terakhir sudah proses pairing yang seharusnya sudah di SK beserta data desa lainya, tapi kenyataannya malah tidak di setujui camat dengan alasan yg tidak jelas,” ungkapnya Kades Gredek Muhammad Bahrul Ghofar.

Ghofar membeberkan, ada sebanyak 153 KK (Kepala Keluarga) usulan calon penerima bantuan JPS dari Desa Gredek sudah diajukan ke Bappeda. Sedang yang masuk kategori layak 125 KK dan yang tidak layak 28 KK.

“Ini kepentingan hak masyarakat saya yang harus saya perjuangkan. Demi rakyat, saya siap menanggalkan jabatan saya. Percuma saya jadi lurah (Kades) kalau tidak bisa memperjuangkan apa yang menjadi hak masyarakat”, ungkap orasi Ghofar.

baca juga:  Sampah Medis Meningkat, Imbau Petugas Kebersihan Jaga Kesehatan

Jika memang tetap tidak di setujui, lanjut Ghofar, data usulan itu nantinya akan dicover di BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) tahap 2 sesuai PMK no 50 tahun 2020.

Namun dalam aksi ini sangat disayangkan, Camat Duduk Sampeyan Suropadi tidak berada di tempat. Mereka hanya ditemui oleh Sekcam dan Kassie Kesra Kecamatan yang pastinya keduanya mengaku tidak mengerti dari data yang tersebut.

(FN)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB