image_pdfimage_print

Transversalmedia Harga minyak mentah di pasar internasional menurun, namun Indonesia belum saja menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) tersebut. Seperti yang dilansir Kompas.com, Ada delapan negara di ASEAN sudah menurunkan sudah beberapa kali dalam bulan terakhir. Diantaranya Negara : Malaysia, Myanmar, Vietnam, Kamboja, Filipina, Thailand, Laos dan Singapura. Namun Indonesia juga tak kunjung menurunkan harga BBM sejak pada bulan februari lalu.

Negara Malaysia sudah menurunkan enam kali, sejak tanggal 13 April 2020, dari harga bensin Rp. 4.387 per-liter. Singapura juga memangkas harga BBM sebanyak 6 kali sejak maret sampai dengan bulan mei 2020. Dengan menyusut 12,18 persen dari harga normal, BBM menjadi 1,37 dollar AS per-liter. Hal itu serupa dengan Negara Myanmar, Per 4 Mei 2020, harga bensin di Myanmar di posisi 0,36 dollar AS per liter, atau sudah menyusut 46,27 persen sejak awal tahun.

baca juga:  Puncak HPN, PWM Gelar HUT Pers ke-73 Tahun

Sedangkan Kamboja sudah lima kali menurunkan harga bensin dalam dua bulan terakhir. Sejak  awal Mei 2020, harga BBM di Kamboja senilai US$ 0,66 per liter, atau sudah menyusut 34,65 persen.

Bagaimana dengan Indonesia, sejak bulan februari 2020 menjadi 0,6 dollar AS per liter. Harga itu menurun 10,45 persen dibandingkan posisi Januari 2020. Sejak Februari hingga Mei tahun ini, harga bensin di Indonesia tak kunjung turun.

Diterangkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan Indonesia masih mempertahankan alias tidak menurunkan harga BBM saat ini. Dalam Rapat Dengar Pendapat Virtual bersama Komisi VII DPR RI, Senin (4/5/2020) lalu, Menteri Arifin menyatakan pihaknya masih akan memantau kondisi harga minyak mentah di pasar global serta menanti stabilnya nilai tukar rupiah.

baca juga:  Gubernur Kembali Tegaskan Komitmen Tolak Impor Beras

(sumber : Kompas.com)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB