image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Pemerintah kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan secara simbolis menggelar serangkaian acara dengan tema ‘Penyerahan Bantuan Operasional Pendidikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Paud dan Bantuan Operasional Pendidikan Madrasah Diniyah Tahun 2020’, yang diserahkan langsung oleh Walikota Mojokerto di Pendopo rumah rakyat, jln Hayam Wuruk kota Mojokerto. Kamis (11/12/2020). 

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan bahwa pendidikan merupakan faktor penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, sebagai bentuk kepedulian dari Pemerintah kota Mojokerto terhadap kualitas pendidikan bagi warga masyarakatnya, Pemerintah kota Mojokerto telah banyak melaksanakan program-program  pembangunan di bidang pendidikan.

“Pemerintah kota juga wajib  memberikan  layanan  dan  kemudahan,  serta  menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. serta menjamin tersedianya dana guna terselenggaranya pendidikan bagi setiap warga kota mojokerto. semua ini dimaksudkan untuk pemerataan pendidikan, agar putra-putri kota mojokerto bisa mengenyam pendidikan hingga jenjang yang tinggi”, katanya.

baca juga:  Vaksinasi Siap Diedarkan Pada Pertengahan Bulan Januari

“Dalam rangka penyiapan sdm berkualitas, maka harus dilaksanakan sejak dini. banyak hasil penelitian dan evaluasi yang menunjukkan bahwa perkembangan anak usia dini merupakan tahap perkembangan yang paling penting dalam masa hidup manusia. program-program perlindungan, pengasuhan anak dan pendidikan usia dini  yang berkualitas menghasilkan manfaat dan efek jangka panjang yang penting bagi perkembangan anak”, sambungnya.

Perlu diketahui, penyerahan bantuan operasional DAK non fisik paud dan bantuan operasional pendidikan madrasah diniyah, merupakan program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dirjen PAUD, Dikdas, dikmen yang bertujuan untuk mendukung operasional pembelajaran dan dukungan biaya operasional bagi satuan PAUD yang memiliki NPSN dengan peserta didik kurang mampu atau wilayah sulit.

baca juga:  Fraksi PKB Perjuangkan Program Pokir

Bantuan operasional madrasah diniyah diberikan kepada pendidikan non formal di lingkungan kementerian agama republik indonesia, yang bertujuan untuk mendukung kebutuhan madrasah diniyah takmiliyah dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dan ketersediaan peralatan penunjang pembelajaran santri. selain untuk madrasah diniyah juga diberikan insentif untuk kesejahteraan pengajar/ustad/ustadzah pada madrasah diniyah takmiliyah.

BOP DAK non fisik diberikan kepada satuan paud dengan unit cost rp. 600.000,-/anak/tahun. sedangkan bantuan penyelenggaraan pendidikan diniyah diberikan untuk membantu operasional santri ula sebesar Rp. 15.000/anak/ bulan. untuk santri wustha sebesar Rp. 25.000/ anak/bulan. sedangkan ustadz ula diberikan bantuan insentif sebesar Rp. 300.000/ustadz/bulan dan ustadz wustha diberikan bantuan insentif sebesar Rp. 300.000/ustadz/bulan.

baca juga:  Warga Gunung Anyar Tegas Tolak RUU HIP

“semoga bantuan operasional pendidikan ini dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan di kota mojokerto dan meningkatkan motivasi para pengajar dalam mengemban tugas mulia. dan untuk anak-anak/santri juga dapat semakin giat belajar agar dapat meraih kesuksesan di masa yang akan datang”, ujarnya.

Ia mengharapkan dengan keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan, menjadi sumber daya manusia yang berasal dari Kota Mojokerto ini, betul-betul orang yang berkualitas dan mempunyai daya saing tinggi dalam menghadapi persaingan dunia yang semakin global, serta mampu menjawab tantangan jaman. 

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB