image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – DPRD Kota Mojokerto melantik Nuryono Sugiraharjo menjadi anggota DPRD Kota Mojokerto Fraksi Partai Demokrat  melalui mekanisme  Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2019-2024. Pelantikan ini dipimpin oleh Ketua DPRD Sunarto bersama Wakil Ketua DPRD Sonny Basoeki dan Junaedi Malik dengan membuka rapat paripurna yang digelar secara virtual.

Pelantikan dilakukan di gedung DPRD Kota Mojokerto, di jalan Gajahmada No. 145 pada  hari Kamis (4/2/2021). Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sunarto membacakan sumpah kepada anggota Dewan tersebut.

“Dengan dilaksanakannya pengucapan sumpah maka saudara Nuryono sudah definitif sebagai anggota DPRD Kota Mojokerto”, ucapnya.

Paripurna PAW ini menindaklanjuti Keputusan Gubernur Jatim nomor 171.417/99/011.2/2021 tentang peresmian pemberhentian anggota DPRD Kota Mojokerto. Keputusan Gubernur tersebut berisi tentang pemberhentian dengan hormat Agung Hendriyo. 

baca juga:  Pameran dan Lomba Ekonomi Kreatif Unggulan Kabupaten Mojokerto Tahun 2018

Diketahui, Agung Hendriyo politisi asal Partai Demokrat itu meninggal dunia pada awal Januari lalu. Sehingga berdasarkan keputusan Gubernur Jatim nomor 171.417/100/011.2/2021 menetapkan Nuryono Sugiraharjo sebagai Anggota DPRD menggantikan Agung. Sebagai informasi, Agung Hendriyo menjadi Anggota Komisi 3. Selain itu, dirinya juga menjadi Anggota Badan Kehormatan DPRD Kota Mojokerto. 

Lebih lanjut Sunarto mewakili anggotanya mengucapkan selamat kepada Nuryono. “Dengan lengkapnya anggota dewan kedepan DPRD harus semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsi”, pungkasnya.

Sementara itu Wakil Walikota Mojokerto, Ahmad Rizal Zakariya mengucapkan selamat kepada Nuryono. “Semoga saudara bisa mengemban amanah dengan sebaik–baiknya, mampu  menjaga martabat, kehormatan, citra, dan kredibilitas DPRD Kota Mojokerto.  serta mampu berkontribusi guna pembangunan di kota mojokerto,” katanya saat memberikan sambutan.

baca juga:  Masa Pandemi, SMAN 2 Kota Mojokerto Rekreasi

Lebih lanjut Rizal menambahkan meskipun saat ini masih berada di tengah pandemi covid-19, namun kegiatan ini merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dilalui sesuai mekanisme peraturan perundang– undangan yang berlaku. 

“Saya berharap agar momentum ini dijadikan sebagai makna tersendiri dalam pelaksanaan fungsi-fungsi DPRD sebagai mitra dan sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah bisa dilaksanakan dengan baik,” tukasnya.

(Adv/Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB