image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memimpin rapat analisa dan evaluasi (Anev) penanganan covid – 19 di Kota Mojokerto, Senin (21/6/2021) di Ruang Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, Jl. Gajah Mada 145 Kota Mojokerto.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Walikota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, Jajaran Forkopimda, Direktur RSU dr. Wahidin Sudiro Husodo dr. Triyastutik Sri Prastini, Sp.A, serta Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkot Mojokerto.

Pada kesempatan tersebut Ning Ita sapaan akrab Wali Kota mengapresiasi atas langkah cepat yang dilakukan oleh RSU dr. Wahidin Sudiro Husodo dan RS Gatoel, sebagai Rumah Sakit Rujukan yang telah menambah jumlah TT isolasi covid-19.

baca juga:  Puncak Peringatan HPN, Walikota Mojokerto Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2021

“Ini selaras dengan instruksi ibu Gubernur kepada kami para Kepala Daerah, bahwa bagi seluruh Rumah Sakit Rujukan yang ada di Daerah yang BOR (Bed Occupancy Rate) nya berada pada posisi diatas 80 persen diinstruksikan untuk segera memberikan tambahan jumlah TT isolasi covid nya” ungkap Ning Ita.

Hingga saat ini Pemkot Mojokerto terus berkoordinasi dengan Kabupaten Mojokerto terkait Rumah Sakit Rujukan yang masih bisa menerima pasien covid – 19 jika terjadi lonjakan pasien.

“Mana rumah sakit yang kosong, itu yang kita terima, kita sudah tidak melihat ini warga Kota atau warga Kabupaten, ini butuh kegotong- royongan dan kebersamaan, begitupun di Kabupaten juga sama” jelasnya.

baca juga:  Sambangi Kampung Tangguh, Ning Ita Bersama Forkopimda Beri Probiotik dan Masker Kepada Warga

Lebih lanjut menurutnya peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam menekan jumlah keterpaparan covid – 19 di Kota Mojokerto, dimana sejak tahun 2020 lalu Pemkot Mojokerto telah membentuk Kampung Tangguh dengan melibatkan ketua RT/RW, serta Tokoh Mayarakat sebagai Satgas covid dilevel paling bawah.

Terakhir ia berpesan agar seluruh Stake Holder bersama – sama menggencarkan kembali terkait kesadaran masyarakat untuk saling menjaga, agar bersama – sama menekan jumlah keterpaparan covid – 19.

“Mari bersama – sama kita gencarkan lagi sosialisasi terkait kesadaran masyarakat ini agar bersama – sama menekan angka keterpaparan covid – 19 di Kota Mojokerto” pungkasnya.

(dit/an)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB