image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Bertepatan dengan Hari Jadi Kota Mojokerto ke – 103, Pemerintah Kota Mojokerto melaunching Program Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD), saat Resepsi Hari Jadi Kota Mojokerto bertempat di Ruang Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto. Minggu (20/6/2021).

Program P2DD di Kota Mojokerto ditandai dengan adanya Digital Payment pada delapan layanan publik yang merupakan kolaborasi antara Pemkot Mojokerto dengan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BPD Jatim) dalam upaya peningkatan efisiensi dan optimalisasi penerimaan daerah melalui digitalisasi transaksi Pemerintah Daerah.

“Untuk memulihkan ekonomi akibat pandemi covid – 19 Pemerintah Daerah tidak bisa bekerja sendiri, kita butuh sinergi, kita butuh kolaborasi, karena effort yang luar biasa dibutuhkan untuk bangkit dari resesi ekonomi, Mojokerto punya potensi, mari potensi ini kita kembangkan bersama – sama” ujar Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari .

baca juga:  Ning Ita Sabet Dua Penghargaan Bergengsi Pada Peringatan HKN

Lebih lanjut beberapa Digital Payment pada layanan publik di Kota Mojokerto yang telah diterapkan diantaranya Qris, Virtual Accound, Id Billing, serta Host To Host. Dengan beberapa metode pembayaran tersebut diharapkanakan dapat memberikan kemudahan dan keleluasaan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran dari mana saja dan kapan saja.

“Dalam situasai pandemi seperti ini juga secara otomatis akan lebih menjamin terwujudnya protokol Kesehatan melalui metode cashless” jelas Wali Kota.

Sementara itu Difi Ahmad Johanyah selaku Kepala Kanwil BI Jawa Timur menyambut baik peluncuran P2DD ini, serta siap berkolaborasi dan bermitra dengan Pemkot Mojokerto maupun Kabupaten Mojokerto demi kemajuan kesejahteraan Mojokerto Raya.

“Untuk itu kuncinya adalah kolaborasi, harus bergandengan tangan, Pemerintah Daerah sendiri mungkin terbatas kapasitasnya untuk bisa mengembangkan berbagai potensi yang ada, oleh karena itu harus menggandeng berbagai pihak, promosi dan branding bagi Mojokerto menjadi hal yang sangat penting” ungkap Difi.

baca juga:  Ning Ita Berbagi Informasi Dengan Jurnalis, Bapekko Suguhkan Ngopi Bareng

Menurut Difi, layanan digital merupakan hal yang penting guna menarik para investor. Menurutnya Investor akan lebih tertarik jika Pemerintah Daerah memiliki kemajuan dalam sektor transaksi digital.

“Ini tonggak penting, karena jika investor melihat bagaimana kemajuan transaksi digital disini ternyata masih tunai, mereka biasanya mundur dua langkah, karena apa, sekarang investor itu semakin cerdas. Nah ini langkah yang sangat penting untuk bisa berkolaborasi dengan pihak – pihak yang lain kedepan” jelasnya.

Selain melaunching P2DD, Pemkot Mojokerto juga menerima Corporate Social Responsibility (CSR) dari Times Indonesia sebesar satu milyar, melalui publikasi branding Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan sektor wisata di Kota Mojokerto sebagai pendukung pemulihan ekonomi.

baca juga:  Rawan Konflik Pilbup, KPU Kabupaten Mojokerto Gandeng IDI

Turut hadir dalam resepsi Hari Jadi Kota Mojokerto ke – 103, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto, Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, Ketua TP-PKK Nur Chasanah, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Jajaran Kepala OPD Kota Mojokerto.

(dit)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB