Beranda Politik dan Pemerintahan Gandeng HMI, Ning Ita Tekan Level 2

Gandeng HMI, Ning Ita Tekan Level 2

0
Gandeng HMI, Ning Ita Tekan Level 2<br />
<b>Deprecated</b>:  strip_tags(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in <b>/home/transver/public_html/wp-content/themes/Newsmag/loop-single.php</b> on line <b>60</b><br />

Mojokerto (transversalmedia) – Selama ini tenaga tracing kewalahan dalam melakukan tracing dan input data. Untuk itu, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak semua elemen termasuk organisasi mahasiswa mengatasi pandemi.

Tangan dingin Ning Ita (sapaan akrab Ika Puspitasari) dalam mencari terobosannya, ia menawarkan peran kepada mahasiswa sebagai tenaga input tracing di aplikasi Silacak. Hal itu disampaikan Walikota dalam silahtuhrahmi dengan pengurus HMI Cabang Mojokerto.

“Ada enam indikator salah satunya tracing. Lha, diharapkan mahasiswa menjadi tenaga input di aplikasi nasional silacak. Mahasiswa yang sudah akrab dengan teknologi dan aplikasi jelas akan lebih cepat dibandingkan tenaga selama ini yang bisa dikata masih awam dengan aplikasi”, Katanya. Kamis (5/8/2021).

Ia menekankan angka penyebaran covid-19, serta mampu melakukan tracing 1 banding 15 atau satu pasien positif covid-19 dan melacak 15 kontak erat.

“Peran semua elemen agar saling membantu dalam mengatasi pandemi, tidak hanya pemerintah, TNI/Polri, tokoh masyarakat saja namun semua pihak agar pandemi ini segera berakhir. Minimal Kota Mojokerto yang masuk PPKM level 4 menjadi level 2”, ujarnya. 

Dihadapan Pengurus HMI Ning Ita menjelaskan jika ingin Kota Mojokerto bisa beraktifitas seperti sedia kala tanpa adanya pembatasan maka harus segera mungkin menurunkan level Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari PPKM level empat bisa menjadi level dua.

Dalam penanganan upaya peningkatan PPKM, adanya penambahan pasukan Kota Mojokerto yang diharapkan mampu meningkatkan dari PPKM level 4 menjadi PPKM level 2 sesuai dengan aturan WHO yakni 1 banding 15.

“Target kita Kota Mojokerto jika PPKM diperpanjang kita masuk level 2 sehingga ada kelonggaran aktivitas masyarakat”, tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Cabang Persiapan HMI Elang Teja Kusuma menegaskan bahwa sesuai dengan Misi organisasinya mewujudkan masyarakat adil dan makmur pihaknya menyatakan bersedia sebagai tim tracing Kota Mojokerto. 

“Kami bersedia, karena hal itu sesuai dengan misi organisasi HMI dan akan segera kita komunikasikan kepada kawan-kawan yang lain agar segera turut terlibat”, jelasnya.

(Adv/Gon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here