image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Ning Ita mengajak para awak media yang pos di kota Mojokerto, mengabarkan berita optimistis kepada masyarakat terkait pandemi covid – 19 yang tak kunjung akhir. Selain itu, pemberlakuan PPKM level 4 terus berpengaruh pada kondisi psikologi masyarakat sangat lelah.

“Tolonglah teman media jangan menulis berita yang menakut-nakuti, tulis saja berita yang bahagia-bahagia saja yang bisa menaikkan imun masyarakat menghadapi pandemi Covid-19”, ujar Wali Kota Ning Ita saat menghadiri acara Silaturrahmi Forkopimda bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto di Sabha Pambojana Rumah Rakyat Kota Mojokerto, Jl. Hayam Wuruk 50 Mojokerto, Rabu (11/8/2021) malam.

Seperti kata Wali Kota , peran awak media sangat berpengaruh besar dalam membangkitkan optimisme masyarakat di masa-masa sulit. Salah satunya dengan membagikan berita-berita yang positif serta penuh semangat.

baca juga:  LIVE STREAMING - Soekarwo dipastikan Hadir pada Sertijab Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto siang ini

“Pesan-pesan positif yang penuh harapan ini sangat mampu meningkatkan imun tubuh untuk mencegah tertularnya virus corona,” tegasnya.

Tak hanya itu, Ning Ita juga mengakui peran serta media untuk mengedukasi masyarakat dalam menangkal berita hoax. Salah satunya saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Mojokerto.

“Waktu itu masyarakat Kota Mojokerto banyak termakan kabar hoax soal vaksin covid-19 sehingga banyak yang tak mendukung atau bahkan menolak di vaksin. Tapi berkat peran media, akhirnya masyarkat tersadarkan dan mau di vaksin, sehingga lantas membuat capaian vaksinasi kita terbaik dan tertinggi di Jawa Timur,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Ning Ita, capaian vaksinasi yang luar biasa ini tak serta merta membuat Kota Mojokerto teebebas dari pemberlakuan PPKM Level 4. Karena program vaksinasi tak masuk dalam 6 indikator yang menjadi penentu diperpanjang tidaknya PPKM Level 4.

baca juga:  Kapolda Jatim Tinjau GMSC

“Meski kita sudah mencapai herd immunity dengan capaian vaksinasi 95.38 persen namun lagi-lagi ini tak jadi indikator penentuan PPKM level 4. Sehingga kami hanya bisa pasrah dan berharap peran media untuk bisa mengajak masyarakat lebih sabar mengikuti aturan yang diperintahkan oleh pemerintah pusat,” ungkapnya.

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB