image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Pengusung kendaraan dua partai pemilihan Kepala Daerah kota Mojokerto yang di menangkan oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dan Wakil Wali Kota (Wawali) Alm. Ahmad Rizal Zakariya adalah Partai Golkar dan Partai Gerindra. Namun untuk saat ini pembahasan pergantian Cak Rizal (sapaan akrab Wawali) belum ada tanda- tanda.

Perlu diketahui, almarhum Cak Rizal ini pun, wafat pada saat kunjungan kedinasan di Surabaya pada Jumat 8 Oktober lalu. Selain itu, almarhum juga merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mojokerto.

“Kami masih dalam masa berkabung, Mas. Jadi kami masih belum membahas soal itu”, cetus Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Mojokerto, Mohammad Harun. Senin (11/10/2021).

baca juga:  Upacara Hari Jadi Kota Mojokerto-103 Meriah

Menurutnya, nantinya pihaknya tidak akan tergesa-gesa menentukan calon pengganti alm. Rizal. Politisi yang juga anggota Komisi II DPRD Kota Mojokerto itu mengungkapkan, pihaknya akan berkonsolidasi dengan wali kota terlebih dahulu perihal pengganti almarhum.

“Kita perlu berkonsolidasi dulu dengan Wali Kota. Soal pengisian itu kan ada mekanismenya. Baru setelah itu akan kami bicarakan secara internal partai,” tambahnya.

Harun tidak menampik ada banyak kader potensial dalam partainya yang bisa maju mendampingi Walikota Ita. Kader tersebut diyakini merupakan sosok yang berkompeten duduk di pemerintahan. “Ada banyak kader potensial. Tapi untuk itu kita harus berkoordinasi dengan DPP maupun DPD,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Mojokerto Sonny Basuki Rahardjo juga masih nampak malu-malu.

baca juga:  Forkopimda Jatim Pastikan Jalur Gilimanuk - Ketapang Lancar

“Golkar belum memikirkan itu, karena keluarga mas Rizal dalam masa berkabung. Nantilah, ada waktunya. Kita masih sangat-sangat menghormati Bu Rizal yang dalam masa berduka,” cetus Sonny.

Karenanya, Sonny yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto itu belum membicarakan persoalan pengganti alm. Rizal. “Kalau masalah siapa nanti yang maju, harus dibicarakan di internal partai. Itu masih terlalu jauh membahas ke arah sana,” katanya.

Disinggung apakah nanti berencana menempatkan kadernya sebagai pengganti almarhum mengingat sebelumnya telah ditempati Gerindra, Sonny mengungkapkan bahwa almarhum menjadi ketua Partai Gerindra saat sudah menjabat wawali, bukan sejak awal.

“Mas Rizal awalnya bukan maju dari Gerindra meski terakhir dia posisinya sebagai Ketua DPC Gerindra (Mojokerto). Memang beliau pernah di PAN. Kemudian saat menjabat sebagai Wakil Wali Kota dia terpilih menjadi Ketua DPC Gerindra. Sehingga tidak serta merta mewakili Gerindra”, terangnya diplomatis.

baca juga:  Kasus Stunting Jadi Atensi Ketua DPRD Kota Mojokerto

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB