image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Dalam agenda kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Fraksi Gerindra, Hidayat , yang berlokasi di balai desa Mlaten, kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto menjadi hari yang terakhir. Dimana hari tersebut menjadi banjir aspirasi di desa itu. Jumat (5/11/2021).

Warga meminta di adakan pembangunan pengolahan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah. “Kami harap kepada bapak untuk merealisasikan TPS. Selama ini banyak warga yang membuang sampah sembarangan, tidak hanya dari desa Mlaten saja”, Keluhnya.

Bukan hanya itu saja, Sunarto seorang tokoh masyarakat meminta didatangkannya tim ahli pupuk. Hal ini untuk mengatasi persoalan pupuk bersubsidi yang dua tahun terakhir menjadi komoditi langka. “Kami berharap bapak mau mendatangkan tim ahli pupuk, agar persoalan pupuk teratasi. Sehingga tidak berdampak terhadap menurunnya hasil pertanian”, Keluhnya. 

baca juga:  Jaya Agus Sikapi Usulan 2021 yang Belum Terealisasi

Yang menarik pada saat sambutan, Hidayat mengutarakan permintaan pengadaan gedung PAUD yang diusulkan Kades Mlaten,  Dwi Siswarini. “Bu Lurah mengusulkan mengadakan gedung paud. Gedung PAUD itu penting karena menyangkut kepentingan masyarakat. Apalagi hal ini terkait dengan peningkatan ekonomi yang lagi terpuruk. Dimana orang berkumpul disitu ekonomi tumbuh, ” Jelasnya. 

Soal pendatangan tim ahli pupuk, Hidayat pun menyanggupinya. Ia menyatakan akan memenuhi permintaan tersebut. 

Sementara itu, Kades Mlaten Dwi Siswarini mengungkapkan terimakasihnya kepada Hidayat sudah mau menggali potensi desa Mlaten. Apalagi ini adalah reses terakhir setelah dari Jombang. 

“Ini adalah kehormatan bagi desa Mlaten untuk dapat mengeluarkan unek-unek pada wakil kita di Propinsi Jatim. Kita dapat menyampaikan mengenai kekurangan dari infrastruktur kita, mulai dari jalan sampai plengsengan irigasi, ” Pungkasnya. 

baca juga:  Ketua DPRD Kota Mojokerto Apresiasi Perwujudan Ekonomi Kreatif

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB