Mojokerto (transversalmedia) – Dalam menyambut Hari Kesehatan Nasional ke 57. Panitia kota Mojokerto menyelenggarakan kegiatan acara talk show yang bertajuk ‘Pasca Covid-19 dan Kecantikan ‘.

“Tujuan dari penyelenggaraan tak show adalah memberikan informasi dan edukasi bagi masyarakat agar nantinya setelah mendapatkan informasi ini kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik”, kata Ketua Panitia Talk Show, dr Reza. Sabtu (6/11/2021).

Acara Talk show ini, digelar di Atrium Sunrise Mall Kota Mojokerto, yang merupakan bagian dari momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57. “Talk show ini merupakan rangkaian acara dari peringatan HKN ke 57”, jelasnya.

Talk show menghadirkan narasumber dr Andi Wijayanto Sp.P, dr Dadang Kusumawardana Sp.KFR, dr Suplansyah Sp.PD, dr Dyah Ratru SpDV, dan Dr Joened Sananto SpBP-RE. “Talk show ini ditujukan kepada masyarakat umum,” katanya.

Meskipun Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berhalangan hadir namun Asisten wali kota Abdurrahman Tuwo mewakilinya yang menyatakan permintaan maaf tidak bisa hadir karena secara mendadak mendapat undangan ke Jakarta untuk menerima penghargaan Wali Kota Inovatif dari Kementrian UKM.

HKN yang diperingati setiap tanggal 12 November ini pada tahun ini mengusung tema ‘Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku’. Tema ini ini dipilih dengan bangkitnya semangat dan optimisme untuk bahu-membahu dan gotong royong dalam menyelesaikan pandemi covid 19.

“Peringatan HKN yang ke-57 di tahun 2021 ini dijadikan sebagai momentum untuk mengedukasi, mengubah, perilaku dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan”, katanya.

Pada kesempatan tersebut Ning Ita mengungkapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan Covid-19. “Kami ucapkan terima kasih atas nama pemerintah kota Mojokerto kepada semua jajaran yang sudah berkontribusi selama ini dalam penanganan Covid-19”, tandasnya.

Dan alhamdulillah kota Mojokerto sudah masuk level 1. “Terima kasih kepada bapak ibu masyarakat kota Mojokerto. Mari kita pertahankan level 1 ini dengan tetap mematuhi prokes”, pungkasnya.

(Gon)