image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Tak tanggung-tanggung, Agung Sucipto, anggota DPRD kota Mojokerto telah mengusulkan proyek bedah rumah sebanyak 50 orang yang berada di kota Mojokerto. Meskipun terealisasi sebanyak 27 unit rumah, wakil rakyat ini tetap mengupayakan sisa perampungan di anggaran tahun 2022.

Usai giat reses, Agung mengatakan memasukkan program prioritas bedah rumah gratis yang ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Proyek berbasis dana sharing pemerintah daerah dan pusat tersebut merupakan pokok pikiran (pokir) Agung Sucipto, anggota DPRD setempat. Kini Agung menawarkan warga dengan mengajukan permohonan yang sama selama memenuhi kriteria. 

“Kriterianya adalah rumahnya sudah dalam kondisi tidak layak. Silahkan masyarakat mengajukan bila merasa memenuhi persyaratan ikut bedah rumah”, Katanya, Sabtu (11/12/2021). 

baca juga:  Ning Ita Gencarkan Sosialisasi Tatanan Normal Baru dan Terapkan Sanksi bagi Pelanggar

Dari besaran perincian anggaran bedah rumah mencapai Rp 21 juta per-unit. “Rp 21 juta perumah. Rinciannya untuk material Rp 17.5 juta sisanya uang tunai untuk bayar tukang”, rincinya. 

Pelaksana dari proyek ini adalah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). “Yang mengerjakan LPM dipantau PU”, sambungnya. 

Proyek bedah rumah tahun anggaran 2021-2022 ini tersebar di lima kelurahan. Yakni

Kauman, Blooto, Kemasan, Pulorejo, dan kelurahan Sidomulyo. 

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB