Beranda Politik dan Pemerintahan Makam Komplek Sekarputih Hampir Overload Pasca Covid Jilid II

Makam Komplek Sekarputih Hampir Overload Pasca Covid Jilid II

0
Makam Komplek Sekarputih Hampir Overload Pasca Covid Jilid II<br />
<b>Deprecated</b>:  strip_tags(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in <b>/home/transver/public_html/wp-content/themes/Newsmag/loop-single.php</b> on line <b>60</b><br />

Mojokerto (transversalmedia) – Warga desak minta dibuatkan makam baru, karena makam untuk lingkungannya hampir overload. Hal diungkapkan saat giat reses DPRD Kota Mojokerto, H Sugianto  lingkungan Sekarputih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, kota Mojokerto. Minggu (20/02/2022).

Mereka menilai Tempat Pemakaman Umum (TPU) di komplek makam Desa Losari, Kabupaten Mojokerto, hampir overload untuk Pemakaman Lingkungan Sekarputih. “Kami minta perluasan lahan makam karena makam umum sudah hampir overload karena Covid yang lalu”, Kata Surmano seorang warga Sekarputih. 

Perlu diketahui, jarak antara Lingkungan Sekar Putih sampai komplek makam Losari kurang lebih 4 km. “Kalau bisa TPU nya dibuatkan disini sehingga dekat”, Imbuhnya. 

Warga juga meminta pelayanan jemput bola bagi warga sakit yang kurang mampu. Termasuk home visit atau kunjungan petugas medis ke rumah warga. 

Sementara itu, H Sugianto menjawab akan meneruskan permintaan warga tersebut ke Pemkot. “Nanti saya konsolidasikan dengan dinas pengampunya. Memungkinkan atau tidak secara prosedur begitu (pengadaan makam)”, Jawabnya. 

Memang kebutuhan tanah harus cukup luas untuk kepentingan masyarakat sekitar. “Kalau ada tanahnya, mungkin bisa. Sehingga nantinya bisa dibeli pemerintah”, ujarnya. 

Sugianto juga menawarkan kepada warga Sekarputih akan memberikan fasilitas ambulans jika dalam keadaan darurat, “Silahkan kontak saya kalau ada yang butuh ambulan untuk ke RS” tawarnya.. 

Menurutnya, kendaraan ambulan tersedia 24 jam. “Kalau emergency, bisa telpon saya. Nanti saya jemput pakai layanan Ambulan”, Imbuhnya. 

Namun soal layanan home visit bagi warga yang sakit, Sugianto menjelaskan bahwa tenaga kesehatan di Kota Mojokerto terbatas. Apalagi untuk itu dibutuhkan waktu yang cukup lama sehingga untuk itu harus diperhatikan kembali. 

Dalam kesempatan itu ia memberikan reward bagi ibu-ibu. “Nanti ada kaos senam bagi ibu-ibu ya, biar sehat”, jelasnya.

(Gon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here