image_pdfimage_print

Sidoarjo (transversalmedia) – Proyek drainase dari pelaksana rekanan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali dinilai asal-asalan. Proyek yang berlokasi di jalan nasional By pass Balongbendo-Ciro, Desa Bakung Temenggungan jadi bahan sorotan DPR RI. Proyek ini bernilai anggaran fantastis yaitu Rp. 234 miliar sangat membahayakan bagi pengguna jalan.

“Kami sangat prihatin. Banyak hal terjadi seperti itu (PR yang membahayakan pasca pelaksanaan dan dugaan kesengajaan pemilihan material beton)”, kata Guntur Sasono, Anggota DPR RI. Senin (21/03/22).

“Masalah ini akan kami kaji bersama kawan-kawan (DPR) di Komisi V, untuk hearing dan atau pemanggilan pejabat di Kementerian PU”, tegasnya.

Politikus partai Demokrat itu tampaknya juga akan memberikan sejumlah tekanan. “Saya harap statement-nya Pak Effendi (Merlan) betul-betul ditindaklanjuti”, lanjutnya.

baca juga:  Perketat Layanan Kesehatan Untuk Mojokerto

Bukan hanya itu saja, dari kalangan LSM Pemuda Garuda Bersatu (PGB) memberikan sorotan tajam bagi proyek tersebut. Ketua PGB, Moch Mustofa meminta dewan menggelar sidak. Ia juga meminta agar dewan memanggil rekanan pelaksana maupun pihak Kementerian PU.

“Kami meminta agar para wakil rakyat turun ke bawah, gelar sidak. Panggil kontraktor dan PU-nya. Kondisinya sudah sangat membahayakan, cepat atau lambat jangan sampai tidak adanya korban jiwa”, ucapnya.

Ia juga berharap BBPJN tak segan melakukan pemutusan kontrak dan blacklist rekanan apabila nantinya ditemukan fakta pelaksanaan tak sesuai kontrak.

“Penyedia harus berani memberikan sanksi pemutusan kontrak kerja apabila ada temuan pelaksanaan tak sesuai kontrak,” tandasnya.

baca juga:  Merasa Tak Digubris, Warga Balongbendo Nekat Lakukan Aksi Ini

Sebelumnya, Merlan Effendi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN Jawa Timur-Bali menanggapi enteng berbagai persoalan tersebut.

“Soal u-ditch yang pecah-pecah, nggak apa-apa karena dalam masa pemeliharaan. Semuanya memang nggak sempurna, tapi akan aku tuntut harga mati sesuai aturan. Sudah pasti akan kebongkar itu, aspal itu saja bisa kebongkar itu kalau nggak benar,” ujarnya.

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB