Mojokerto (transversalmedia) – Setelah penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi minyak goreng (migor) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di kecamatan Prajuritkulon, kemarin. Selanjutnya, penyerahan penyaluran BLT Subsidi migor dan  BPNT di wilayah kecamatan Kranggan pada hari ini, jumat (15/4/2022), di kantor Pos, jalan A. Yani, kota Mojokerto. 

“Alhamdulillah pembagian BLT minyak goreng dan BPNT pada hati pertama berjalan lancar. Mudah-mudahan pada hati berikutnya juga berjalan lancar”, kata Camat Kranggan Kota Mojokerto, Rachmi Widjajati.

Menurut Rachmi, penyaluran BLT subsidi migor untuk warga kecamatan Kranggan dilakukan selama dua hari. “Pada hari pertama untuk empat kelurahan, penyaluran bantuan sosial dilakukan di Kantor Pos. Sedangkan sisanya dua kelurahan dilakukan besok di kantor kelurahan masing-masing”, jelasnya.

“Hari ini pembagian bantuan sub migor utk warga Jagalan, Purwotengah, Miji, Sentanan bertempat di Kantor Pos berjalan tertib dan lancar. Dengan terdistribusinya bantuan ini semoga bisa meringankan pemenuhan kebutuhan pokok menjelang idul fitri”, imbuhnya.

Sementara untuk dua kelurahan lainnya, yakni Kranggan dan Meri, diserahkan di kantor kelurahan masing-masing. Dengan tujuan tidak berjubel dan merepotkan. 

Lebih jauh dijelaskan, bantuan sosial yang dicairkan kali ini berupa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 2 hanya satu bulan saja periode Mei sebesar Rp 200 ribu per KPM (keluarga penerima manfaat) dan BLT minyak goreng untuk bulan April, Mei, dan Juni 2022 sebesar Rp 300 ribu per KPM. Sehingga total yang diterima per KPM Rp 500 ribu.

Program dan alokasi bantuan ini langsung dan Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan menunjuk PT Kantor Pos Indonesia sebagai petugas penyalur bantuan. Camat dan lurah hanya memfasilitasi dan monitoring,” jelasnnya.

Total penerima BLT minyak goreng dan BPNT untuk Kecamatan Kranggan sebanyak 1.484 KPM. Rinciannya, Kelurahan Purwotengah sebanyak 57 KPM, Sentanan 102 KPM, Jagalan 137 KPM, Gedongan 116 KPM, Kranggan 614 KPM, dan Meri 458 KPM.

Alumni APDN Malang ini berharap kepada masyarakat penerima, khususnya yang berada di Kecamatan Kranggan, agak memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. “Momentum pencairan BLT minyak goreng ini bertepatan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan beban masyarakat”, harapnya. 

(Gon)