image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Demi memberikan rasan aman dalam beribadah dalam Misa peringatan Misa Memperingati Kenaikan Yesus Kristus (Isa Al-Masih), Kapolresta Mojokerto didampingi Waka Polres dan pejabat utama melakukan kunjungan dan menyapa pada umat atau Jemaah gereja.

Dalam kunjungan ke Gereja Katolik Paroki Santo Yosef Mojokerto disambut baik oleh Pastor yang memimpin Misa RD Edward Paulus Suryandoko, merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan dengan kehadiran Kapolresta Mojokerto Bersama rombongan dan mengucapkan terimakasih telah memberikan pengamanan

Dalam kesempatan ini, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan kamtibmas dalam Gereja Katolik Paroki Santo Yosef Mojokerto yang diikuti 2000 orang Umat dan GKJW yang diikuti 600 orang jemaat 

“Disuasana yang berbahagia ini dalam rangka memperingati kenaikan Isa Almasih, saya selaku Kapolres berharap kehadiran kami tidak dianggap telat, karena tadi melakukan patroli keliling Gereja dan saya yakin itu karena Tuhan menghendaki bisa hadir dalam suasana suka cita disaat Kenaikan Isa Almasih”, Sambut AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H.

baca juga:  Polda Bali Terkait Jerinx : ‘Sangat Kooperatif’

Bisa menjadikan bagian sharing kepada jamaah / umat bahwa saya melihat dalam agama itu yang harus kita diskusikan cuman dua yaitu orang ini beragama atau tidak beragama, karena kalau dia tidak beragama maka kemudian dia tidak meyakini tiga hal penting dalam kehidupan dan sebaliknya jika beragama dia akan meyakini tiga hal penting dalam kehidupanya

“Tiga hal penting ini saya yakin tidak berbeda dengan saya sebagai orang muslim bahwa yang diajarkan dalam beragama yang pertama itu mengakui keberadaan Tuhan (ALLAH), kita yakin bahwa ada Tuhan yang mengawasi dan Tuhan yang menilai apa yang kita lakukan, kemudian kedua diajarkan tentang kebaikan atas nama Tuhan, dengan keberagaman Agama di Indonesia ada Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha, dan Khonghucu, saya yakin tolak ukurnya adalah nilai-nilai kemanusian secara universal, dan yang Ketiga adalah mengajarkan adanya kehidupan setelah mati dan adanya surga neraka sebagai bentuk reward and Punishman kepada orang orang yang beragama,” Ucap AKBP Rofiq

baca juga:  Pria Ini Terlilit Hutang, Ia Nekat Jual Istri

Dalam kunjungannya ke gereja, Kapolresta Mojokerto juga memberikan sentuhan, “Insyallah kami akan hadir untuk menyertai kegiatan ibadah dan menjamin keamanan, walaupun saya baru hadir di gereja disini tapi hati saya sudah hadir sejak saya masuk Mojokerto Kota(aplaus jamaah dan umat yang ada dalam gereja),” Kata AKBP Rofiq

Masih Kata AKBP Rofiq, “Terimakasih dalam suasana Bahagia penuh cinta kasih dalam Misa memperingati kenaikan Yesus Kristus (Isa Al-Masih) akan membawa berkat untuk seluruh jemaat GKJW (Umat Katolik Paroki Santo Yosef),” ucap Kapolresta Mojokerto

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Mojokerto menambahkan, “kegiatan Misa Peringatan Kenaikan Isa Almasih ini menurunkan 158 personel anggota Polri dan dibantu rekan anggota Kodim 0815 serta relawan” Kata IPTU MK Umam

baca juga:  PPKM Secara Micro Diperlakukan, Polda Jatim Targetkan 7.043 KTS Dalam 100 Hari Kedepan

“Ada 45 Gereja / Rumah Ibadah Umat Nasrani di wilayah hukum Polresta Mojokerto, sementara untuk Gereja yang melaksanakan Misa sebanyak 34 Gereja dan yang tidak melaksanakan 11 Gereja.” Pungkas Kasi Humas Polresta Mojokerto IPTU MK Umam (MK Umam)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB