Mojokerto (transversalmedia) – Kini SDN Blooto 1 dan 2 Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokerto sudah dapat menerima bantuan pembangunan, sebab tanah aset tersebut sudah tahap proses sertifikat. Pasalnya, bangunan sekolah yang lalu bersertifikat sehingga belum menerima bantuan pembangunan, hal ini terungkap pada saat reses DPRD Kota Mojokerto, Fraksi Partai Demokrat, Nuryono Sugi Rahardjo yang akrab dipanggil Bejo di warung bandeng, kamis lalu (7/7/2022). 

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (P&K) kota Mojokerto, Amin Wachid menirukan saat menyampaikan kepada Bejo, “Alhamdulillah berkat Motivasi & Dukungan Panjenengan (anda),  Tahun 2022 ini sampun wonten (sudah ada) Anggaran DAK untuk Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Pendidikan berupa Rehabilitasi Ruang Kepala Sekolah SDN Blooto 2”, tirunya.

“Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Pendidikan berupa Rehabilitasi Ruang Guru SDN Blooto 2 – Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Pendidikan berupa Rehabilitasi Ruang Laboratorium Komputer SDN Blooto 2 serta Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Pendidikan berupa Rehabilitasi Ruang Kelas beserta perabotnya SDN Blooto 2 + Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Pendidikan berupa Rehabilitasi Toilet/Jamban SDN BLOOTO 2, juga  Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Pendidikan berupa Rehabilitasi UKS SDN Blooto 2”, tambahnya.

Dulu, umumnya di Jawa, tanah yang digunakan untuk membangun sekolah SDN dan SMPN kebanyakan tanah cawisan. Yakni, urunan dari beberapa warga setempat. “Itu yang menjadi kendala. Karena sesuai aturan, kalau belum sertifikat, belum dapat dibangun,” jelasnnya.

Sampai sekarang pun masih ada beberapa yang belum tersertifikasi atas nama pemerintah. “Namun untuk SDN Blooto sudah hampir selesai. Dan yakin tahun ini sudah sertifikat atas nama pemerintah Kota Mojokerto. Sudah ada di BPN, tinggal dicetak,” katanya.

Atas masukan dari dewan, hasil dari reses, tahun 2022 ini SDN Blooto 2 mendapatkan anggaran DAK dari pemerintah pusat sekira Rp 400 juta untuk Belanja Modal Bangunan Gedung Tempat Pendidikan. Anggaran tersebut sedianya untuk rehabilitasi ruang kepala sekolah SDN Blooto dan rehabilitasi ruang guru SDN Blooto 2.

Selain itu, diperuntukkan rehabilitasi ruang laboratorium Komputer SDN Blooto 2, rehabilitasi ruang kelas beserta perabotnya SDN Blooto 2, rehabilitasi toilet/jamban SDN BLOOTO 2, dan rehabilitasi UKS SDN Blooto 2. “Sudah dilelang, bahkan sudah mulai dikerjakan”, pungkasnya. 

(Gon)