Mojokerto (transversalmedia) – Di era Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang akrab dipanggil Ning Ita, Pemerintah Kota Mojokerto serius dalam pengerjaan pembangunan infrastruktur dengan mengedepankan kemajuan tingkat perekonomian dan pariwisata masyarakat sekitar, hal ini jelas kerja nyata pembangunan akses jalan baru sudah rampung, tampak pada jalan lingkungan Balong Cangkring (BC) – jembatan Pulorejo Blooto (Rejoto), di kecamatan Prajuritkulon, kota Mojokerto.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR PRKP) Kota Mojokerto, Mashudi melalui Kabid Bina Marga Endah Supriyani ST MT mengatakan pembangunan jalan wilayah Mojokerto barat di lingkungan BC – Rejoto, kelurahan Mentikan secara perlahan bisa mengubah perekonomian yang maju. akses jalan nantinya membutuhkan waktu cepat untuk menuju Wisata Bahari Rejoto yang saat ini dalam pengerjaan konstruksi.

“Dengan adanya jalan BC – Rejoto ini nantinya akan mempermudah akses menuju Wisata Bahari Rejoto, sekaligus untuk mempercepat pembangunan, baik pembangunan fisik maupun pembangunan ekonomi”, katanya. kamis (20/10/2022).

Selama ini untuk menuju Rejoto yang letaknya berada di paling ujung barat harus melewati jalan Raya Pulorejo di sisi utara atau Jalan Raya Blooto di sisi selatan. “Jalan BC – Rejoto ini posisinya di tengah”, imbuhnya.

Dengan adanya jalan BC – Rejoto nantinya diharapkan tidak hanya terfokus di wilayah timur. “Kita harapkan nantinya pembangunan lebih merata, baik pembangunan fisik maupun ekonomi,” harapnya.

Dijelaskan, panjang jalan BC – Rejoto sekitar 2 km yang membujur dari barat ke timur. Sedangkan sepanjang 615 meter dengan lebar 7,5 meter dari BC sampai TPA sudah rampung dengan pengaspalan pada tahun ini.

Pemkot Mojokerto Akan Membuka Jalan Baru Menuju Wisara Bahari Rejoto

Anggaran yang digunakan untuk pengaspalan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan pagu anggaran sebesar Rp 2,1 miliar dan nilai kontrak sebesar Rp 1,8 miliar.

Sedangkan pembangunan tembok penguat menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD sebesar Rp 1,3 miliar. “Penguat jalan di sisi luar atau di sisi selatan jalan sudah hampir Rejoto”, imbuhnya.

Sedangkan sisa jalan yang belum diaspal (dari TPA ke Rejoto) akan dilakukan pada tahun depan dengan pagu anggaran kurang lebih sebesar Rp 7 miliar yang bersumber dari APBD. “Anggaran sebesar itu termasuk pembangunan tembok penguat di sisi utara jalan”, pungkasnya.

(Gon)