Beranda Politik dan Pemerintahan <strong>HUT 23 Dharma Wanita, Diharapkan Sinergi Dengan Pemerintah</strong>

HUT 23 Dharma Wanita, Diharapkan Sinergi Dengan Pemerintah

0
<strong>HUT 23 Dharma Wanita, Diharapkan Sinergi Dengan Pemerintah</strong><br />
<b>Deprecated</b>:  strip_tags(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in <b>/home/transver/public_html/wp-content/themes/Newsmag/loop-single.php</b> on line <b>60</b><br />
Ketua DWP Kota Mojokerto Dewi Ratnawati Gaguk Prasetyo bersama dengan Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo ATD MM melakukan potong tumpeng HUT Dharma Wanita

Mojokerto (transversalmedia) – Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo ATD MM meminta Dharma Wanita lebih bersemangat lagi dalam memberikan kontribusi dan bisa bersinergi dengan program-program yang ada di pemerintah. Dan merupakan himpunan dari istri pegawai negeri 

“Ibu Wali kota berpesan agar Dharma Wanita lebih bersemangat lagi dalam memberikan berkontribusi dan bisa bersinergi dengan program-program yang ada di pemerintah kota Mojokerto”, katanya saat menghadiri peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mojokerto ke 23 dengan bertajuk ‘Membangun Perempuan Cerdas untuk Memperkuat Ketahanan di Era Digital’ di Gedong Hageng Rumah Rakyat jalan Hayam Wuruk. Kamis (8/12/2022).

Turut hadir Kepala Dinsos P3A Kota Mojokerto Choirul Anwar dan sejumlah organisasi wanita se kota Mojokerto. Di antaranya, Bhayangkari, Persit KCK, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Dharmayukti Karini, GOW, PKK, dan sejumlah organisasi wanita lainnya. 

Kontribusi dan sinergi dengan program-program yang ada di pemerintah dapat terlaksana apabila sudah direncanakan dengan baik. “Kebetulan hadir dari Dinsos, agar ditingkatkan sinerginya antara Dinsos sebagai institusi yang memberikan sinergi dan organisasi-organisasi perempuan, salah satunya Dharma Wanita”, jelasnya.

“Saya minta agar Dinsos dalam menyusun program kerja dilakukan rapat koordinasi yang betul-betul terintegrasi. Sampaikan program prioritas Pemkot Mojokerto, program mana yang perlu sinergitas dengan organisasi wanita. Jangan hanya disuruh menyusun program. Saya khawatir programnya tidak terarah”, tambahnya.

Mantan Kadis Kominfo ini juga meminta agar organisasi wanita, khususnya Dharma Wanita lebih sensitif lagi terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat. “Jadi, saya kira pemerintah tidak mampu melaksanakan isu-isu yang berkembang di masyarakat sendirian. Harus di support berbagai elemen, salah satunya Dharma Wanita”, tuturnya.

Salah satu contohnya, terkait dengan kenakalan remaja dan kekerasan terhadap anak. “Ini tugas dari Dinsos, bagaimana mensinergikan dan memberdayakan perempuan. Sehingga memberikan peranan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat”, katanya.

Sementara itu, Ketua DWP Kota Mojokerto Dewi Ratnawati Gaguk Prasetyo mengajak untuk mengingat pesan awal terbentuknya Dharma Wanita untuk memberikan ruang saling belajar dan mengembangkan diri, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam memajukan keluarga dan masyarakat.

“Sangat penting memahami esensi sejarah pembentukan organisasi. Pemahaman sebagai anggota DWP menjadi modal dasar ke depan untuk menjadi penggerak peningkatan kualitas keluarga dan masyarakat”, pungkasnya. 

(Gon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here