Beranda Politik dan Pemerintahan <strong>Ning Ita Minta, Kelurahan Gunung Gedangan Jadi Percontohan Kelurahan Yang Lain</strong>

Ning Ita Minta, Kelurahan Gunung Gedangan Jadi Percontohan Kelurahan Yang Lain

0
<strong>Ning Ita Minta, Kelurahan Gunung Gedangan Jadi Percontohan Kelurahan Yang Lain</strong><br />
<b>Deprecated</b>:  strip_tags(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in <b>/home/transver/public_html/wp-content/themes/Newsmag/loop-single.php</b> on line <b>60</b><br />
Ning Ita memberi pengarahan di hadapan peserta musrenbangkel Gunung Gedangan

Mojokerto (transversalmedia) – Kelurahan Gunung Gedangan, kecamatan Magersari mendapat apresiasi Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari dengan menyerap dana kelurahan (dakel) tertinggi dari 18 kelurahan pada tahun tahun anggaran 2022. 

Apresiasi ini disampaikan Wali Kota saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan kelurahan (Musrenbangkel) Gunung Gedangan, kecamatan Magersari di hadapan para tokoh-tokoh masyarakat. Selasa (31/1/2022).

Saat memberi apresiasi Ning Ita sapaan akrab wali kota mendapat sambutan tepuk tangan peserta musrenbangkel, saat mengatakan, “Saya mengapresiasi, terima kasih ini kelurahan Gunung Gedangan yang serapan anggarannya tertinggi se kota Mojokerto. Diberi Rp 800 juta, habis Rp 800 juta. Berarti tahun ini, diberi Rp 1,4 miliar, harus habis Rp 1,4 miliar”, katanya.

Menurut Ning Ita, evaluasi dari beberapa kelurahan. “Anggarannya dikembalikan lagi ke kas Pemkot karena tidak habis, pengembalian Dakel ke kas daerah bervariasi, ada yang Rp 250 juta, ada yang Rp 300 juta, bahkan ada yang sampai Rp 500 juta. Yang terbesar mengembalikan Rp 500 juta. Ini sangat disayangkan, padahal tahun ini, tahun 2023 ini, seluruh kelurahan se kota Mojokerto kita tambahi semua alokasi dana kelurahannya”, ungkapnya.

Ning Ita mengapresiasi penyerapan kelurahan gunung gedangan dengan angka pencapaian persentase 94,7 persen, hal ini harus menjadi percontohan dari kelurahan yang ada di kota Mojokerto. “Tapi saya optimis kalau Gunung Gedangan. Lurahnya Pak Andika, ini pasti habis seperti tahun lalu”, tandasnya, diiringi tepuk tangan peserta Musrenbang.

Menurutnya, ada beberapa kelurahan yang memang butuh penguatan. “Camatnya juga baru ini. Pak Sugeng pasti bisa ini mendorong kelurahan-kelurahan. Kalau Gunung Gedangan sudah bagus, kelurahan lain butuh support penguatan. Supaya lima kelurahan lain di kecamatan Magersari seperti Gunung Gedangan,” harapnya.

Untuk diketahui, prestasi yang dibuat Andika Dewantara tidak hanya pada kali ini saja. Kelurahan Gunung Gedangan juga tercatat sebagai kelurahan dengan penyerapan Dakel tahun 2021 tertinggi. Begitu juga saat menjabat sebagai lurah Gedongan tahun 2020, kelurahan Gedongan sebagai yang tertinggi dalam menyerap anggaran.

Tidak hanya terkait penyerapan anggaran yang mendapat apresiasi dari Ning Ita, terkait stunting pun kelurahan Gunung Gedangan mendapat apresiasi. “Program Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) gabung dengan kelurahan Kedundung karena stunting di kelurahan Gunung Gedangan hanya tinggal tiga. Tepuk tangan ini. Jadi, sebentar lagi kelurahan Gunung Gedangan bisa zero stunting beneran ini, amin,” ujar Ning Ita bangga. 

Hadir juga dalam acara pembukaan tersebut, antara lain Kepala Bapedalitbang Agung Moeljono, Kepala DPUPRPRKP Mashudi, Camat Magersari Soegeng Rijadi Prajitno SH, Plt. Kabag Prokopim Fibriyanti, Lurah Gunung Gedangan Andika Dewantara S.STP, M.Med.Kom, dan perwakilan sejumlah OPD.

(Gon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here