Beranda Politik dan Pemerintahan <strong>Kompak, Pengenalan Alam Kejar Madu Terhadap Siswa SD</strong>

Kompak, Pengenalan Alam Kejar Madu Terhadap Siswa SD

0
<strong>Kompak, Pengenalan Alam Kejar Madu Terhadap Siswa SD</strong><br />
<b>Deprecated</b>:  strip_tags(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in <b>/home/transver/public_html/wp-content/themes/Newsmag/loop-single.php</b> on line <b>60</b><br />

Mojokerto (transversalmedia) – Pemerintah kota Mojokerto cukup kompak dengan berkolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berkolaborasi bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) meluncurkan terobosan inovasi Kelas Belajar Mengenal Mahluk Hidup (KejarMadu). 

Hal ini dilakukan SDN Wates 4, inovasi Kurikulum Merdeka yang memperkenalkan terhadap alam yang dilaksanakan pada hari Selasa (14/2/2023), di bawah panduan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Cempaka Kelurahan Wates dan Penyuluh Pertanian Lapangan DKPP belajar bercocok tanam.

Mereka dengan riang gembira belajar menanam sayuran. Mulai dari belajar mengenai media tanam, cara menanam, hingga proses panen. Bahkan siswa siswi ini juga diperkenalkan berbagai olahan sayuran.

Plt. Kepala DKPP Kota Mojokerto Mochammad Hekamarta Fanani S.TTP MSi mengatakan, pengenalan tentang pertanian dan peternakan sejak dini itu sangat penting untuk program ketahanan pangan, khususnya di wilayah perkotaan yang memang sangat minim lahan.

“Pengenalan pertanian dengan menggunakan lahan sempit di perkotaan seperti kota Mojokerto ini memang sangat penting, sehingga bisa dilakukan masyarakat kota yang tidak memiliki cukup lahan pertanian. Hasil pertaniannya minimal untuk konsumsi sendiri. Dan kalau banyak, bisa dijual untuk tambahan penghasilan,” jelasnya.

Terkait dengan Kurikulum Merdeka, inovasi ini sangat sesuai diimplementasikan pada Kurikulum Merdeka di Kota Mojokerto. Dengan inovasi ini, sejak dini siswa sudah mengenal bagaimana bercocok tanam di lahan sempit, sehingga nantinya dapat diterapkan di rumah masing-masing bersama keluarganya.

Penerapan Kurikulum Merdeka ini tidak hanya disinergikan dengan DKPP dalam Inovasi Kejar Madu. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika para siswa mendalami literasi digital dalam Program Siti Pinter (Sinau Teknologi Informasi Program Telecenter) serta dapat memanfaatkan Pemandian Sekarsari untuk olahraga.

(Gon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here