Beranda Politik dan Pemerintahan Pemkot Mojokerto Rangkul Investor Nasional Untuk Pembangunan dan Ekonomi Daerah

Pemkot Mojokerto Rangkul Investor Nasional Untuk Pembangunan dan Ekonomi Daerah

0
Pemkot Mojokerto Rangkul Investor Nasional Untuk Pembangunan dan Ekonomi Daerah

Mojokerto (transversalmedia) – Tentu adanya investasi dari pelaku usaha untuk berinvestasi di kota Mojokerto sangat membantu dan memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. 

Pemerintah kota Mojokerto melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker) melaksanakan Forum Bisnis Tahun 2023. Melalui forum yang mempertemukan para pelaku usaha ini, diharapkan dapat makin meningkatkan realisasi investasi di Kota Mojokerto.

Tampak hadir ; Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetya AMD MM, narasumber dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Ir. Putu Rudy Setiawan, M.SC), Kepala DPMPTSP NAKER Kota Mojokerto beserta jajarannya, ·        para peserta forum bisnis yang terdiri dari: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Mojokerto, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Mojokerto, Pengusaha Hotel Republik Indonesia (PHRI) Kota Mojokerto, Para pelaku usaha Kota Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan tujuan utama dari forum bisnis ini adalah sebagai sarana komunikasi dan koordinasi dalam mewujudkan sinergitas antara pemangku kebijakan dengan pendukung investasi. Bagaimana mengekspos potensi investasi di Kota Mojokerto, sehingga dapat terjalin kerjasama yang baik antara Pemerintah Kota Mojokerto dengan para investor.

“Harapan kami, berbagai upaya tersebut bisa menambah dari tarik bagi investor agar semakin banyak menanamkan modalnya di Kota Mojokerto. Sehingga kedepan, Kota Mojokerto ini menjadi pusat dari wilayah aglomerasi, menjadi pusat perdagangan dan jasa. Yang mana ini tentunya berdampak kepada pertumbuhan ekonomi secara signifikan dan meningkatkan kesejahteraan warga”, katanya saat memberi sambutan secara virtual di Hall Prajna Wijaya lantai 4 Mall Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada. Rabu (29/11/2023). 

Wali kota Mojokerto yang akrab dipanggil Ning Ita, memaparkan berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mojokerto, banyak potensi investasi yang menjanjikan di Kota Mojokerto.

“Pertama adalah jasa transportasi dan pergudangan, mencapai 15,19 persen. Kedua ada akomodasi, nah ini di dalamnya termasuk jasa perhotelan, dan makan minum yang ternyata ada 7,75 persen”, paparnya.

Pihaknya optimis, angka di tahun 2023 akan lebih tinggi. Mengingat, selama setahun kebelakang jumlah wisatawan yang datang ke Kota Mojokerto untuk berwisata kuliner meningkat. Selain itu, event-event pariwisata dan budaya yang digelar, baik oleh Pemkot maupun event organizer, terbukti menyedot perhatian massa, tidak hanya masyarakat lokal melainkan juga luar kota.

Lebih lanjut, Pemkot juga sudah menyiapkan dokumen investasi sebagai bahan acuan bagi para pengusaha yang ingin berinvestasi di Kota Mojokerto. Dokumen tersebut hasil dari beberapa kajian, berupa peta atau roadmap investasi, project prospectus terkait investasi di bidang pariwisata, serta hasil kajian terkait dengan informasi investasi secara menyeluruh yang diintegrasikan dengan peta RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) yang berisi tentang zona-zona di Kota Mojokerto, berdasarkan fungsi lahannya dan jenis usaha yang diperbolehkan.

“Harapan kami kedepan, investor bisa dengan mudah mendapat informasi terkait potensi investasi, sehingga ada kepastian, ada progress positif, ada reward yang jelas dari investasi yang telah ditanamkan di Kota Mojokerto”, ujar Ning Ita.

Untuk itu, Pemkot Mojokerto mengajak para pengusaha bukan hanya sekadar menanam investasi di kota Mojokerto, namun juga turut membangun ekonomi daerah demi kesejahteraan masyarakat. Besar harapan kota Mojokerto dapat terjalin sinergi dan komunikasi yang baik antara semua pihak. Serta menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berujung meningkatkan investasi serta pertumbuhan ekonomi.

“Harapan kami, berbagai upaya tersebut bisa menambah dari tarik bagi investor agar semakin banyak menanamkan modalnya di Kota Mojokerto. Sehingga kedepan, Kota Mojokerto ini menjadi pusat dari wilayah aglomerasi, menjadi pusat perdagangan dan jasa. Yang mana ini tentunya berdampak kepada pertumbuhan ekonomi secara signifikan dan meningkatkan kesejahteraan warga”, pungkasnya.

(Gon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here