Beranda Politik dan Pemerintahan Media Diperankan Tingkatkan Partisipasi Pemilu 2024

Media Diperankan Tingkatkan Partisipasi Pemilu 2024

0
Media Diperankan Tingkatkan Partisipasi Pemilu 2024

Mojokerto (transversalmedia) – Masyarakat dituntut berkontribusi untuk negara melalui pencoblosan pemilihan umum (Pemilu) tanggal (14/2/2024) mendatang. Dimana pemilu yakni pemilihan presiden dan pemilihan legislatif.

Maka dengan hal itu, komisioner KPU Kabupaten Mojokerto, Divisi teknis Penyelenggara, Ahmad Arif mengatakan Pemilu secara serentak tahun 2024 kurang 60 hari, oleh sebab itu KPU dituntut lebih giat lagi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Peran media sangat penting dalam penyebaran informasi terkait Pemilu 2024. 

“Kami sangat memahami bahwa peran media sangat strategis dan sangat penting dalam penyebarluasan informasi, apalagi pemilu serentak kita tinggal 60 hari lagi”, katanya saat membuka kegiatan Media Gathering yang bertajuk peran media dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilu secara serentak di tahun 2024. Minggu (10/12/2023).

Dengan mengambil langkah partisipasi masyarakat soal pemilu, peran media sangat penting dan dapat dirasakan perbedaannya ketika tanpa support media. “Peran media juga sebagai fungsi literasi, artinya peran media memberikan pendidikan pada pemilih yang akan membentuk tanggung jawab, sehingga mereka terpancing untuk ikut proaktif dalam mensukseskan Pemilu  2024”, tegasnya.

Sementara Komisioner KPU dari divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat Dan SDM, Jainul Arifin berharap media pers bisa menangkal hoax mulai media sosial dan perkembangan isu mulai ujaran kebencian, Suku Ras Adat dan Agama (SARA). Inilah peran pers hadir disana. 

”Peran media sangat penting dalam membantu menepis berita bohong (hoax), kampanye hitam, ujaran kebencian untuk meningkatkan peran serta masyarakat demi suksesnya penyelenggaraan pemilu“, tuturnya.

Ia mengatakan dalam kegiatannya mengoptimalkan medsos milik KPU termasuk dilakukan oleh PPK, PPS. Melakukan sosialisasi cara ledang serta bagi brosur. Sosialisasi ke Ponpes  bahkan, sosialisasi ke generasi Z (anak SMA), ikut sosialisasi pada kegiatan masyarakat, seperti acara car free day di Desa Sumolawang Puri. 

(Gon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here