Beranda Politik dan Pemerintahan Program Gerakan Pasar Murah Di Kabupaten Mojokerto, Warga Berharap Terus Dilaksanakan

Program Gerakan Pasar Murah Di Kabupaten Mojokerto, Warga Berharap Terus Dilaksanakan

0
Program Gerakan Pasar Murah Di Kabupaten Mojokerto, Warga Berharap Terus Dilaksanakan<br />
<b>Deprecated</b>:  strip_tags(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in <b>/home/transver/public_html/wp-content/themes/Newsmag/loop-single.php</b> on line <b>60</b><br />

Mojokerto (transversalmedia) – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyelenggarakan gerakan pangan murah sebagai upaya menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Lebaran 2024. Bupati Mojokerto dr Ikfina Fahmawati pada kegiatan tersebut, pemkab bekerja sama dengan Dispari, Bulog, Pemprov Jatim, dan Tim Pengendalian Inflasi daerah (TPID).

Istri mantan bupati Mojokerto Mustofa Kemal Pasha (MKP) ini mengecek dan membandingkan harga yang tertera pada barang komoditas dengan harga pasar.

Bupati perempuan pertama di kabupaten Mojokerto ini memastikan harga jual barang komoditas yang dijual di GPM tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), bahkan di bawah standar harga pasar.

“Harganya masih di bawah HET dan harga standar pasar”, jelasnya dengan didampingi Kepala Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari) Kabupaten Mojokerto Ridwan dan Camat Pungging Amsar Siregar. Senin (1/4/2024).

Ikfina menuturkan, GPM dilaksanakan secara rutin di kabupaten Moeljono untuk mengendalikan harga di Kabupaten Mojokerto.

“Tapi untuk yang hari ini digelar secara serentak nasional”, jelasnya saat wawancara dengan awak media.

Menurutnya, kegiatan ini berlangsung setiap minggu dengan harga di bawah harga pasar. “Seminggu dilaksanakan dua kali. Satu kali dilaksanakan Dispari berupa GPM dan sekali dilaksanakan Disperindag berupa operasi pasar,” jelasnya.

Pelaksanaannya tergantung pada pemantauan kita di sinergi smart. “Mana pasar yang paling bergejolak di Kabupaten Mojokerto itu yang kita masuki. Sehingga bisa terjadi stabilisasi harga,” pungkasnya.

Baik GPM maupun operasi pasar dilaksanakan dalam upaya stabilisasi harga. “Ini bagian dari upaya stabilisasi harga, khususnya bahan pangan di wilayah Kabupaten Mojokerto,” katanya.

Bupati memastikan ketersediaan pangan selama ramadan dan Idul Fitri aman. Pemkab hanya memastikan distribusi saja. “Kalau kita bilang aman tapi tak memantau distribusi itu menjadi tidak aman. Distribusi dilakukan satgas pangan Kabupaten Mojokerto”, pungkasnya.

Sementara itu, dari pembeli yang ada lokasi saat berwawancara dengan awak media tersebut berharap gerakan pangan murah dilakukan terus menerus. “Kita senanglah ada kegiatan ini, saya berharap terus dilaksanakan. Soalnya murah banget”, katanya sambil senyum.

(Gon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here