Musrenbangkel Surodinawan, Ning Ita Sampaikan Terkait Program Nasional

Mojokerto (transversalmedia) – Kelurahan Surodinawan menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan tahun 2027. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan di kelurahan Surodinawan, kecamatan Prajuritkulon, kota Mojokerto. Rabu (4/2/2026). 

Tampak hadir, Wali kota Mojokerto (Hj Ika Puspitasari SE), Kepala Bapperida (Riyanto SH MSi), Camat Prajuritkulon (Riaji SH), Lurah Surodinawan (M. Masqirom Masychur Wachid SE).

Lurah Surodinawan, M. Masqirom Masychur Wachid SE mengatakan melalui forum musrenbang kali ini diharapkan terbangun sinergi kolaborasi antara pemerintah kota Mojokerto dengan masyarakat.

“Untuk itu kami sangat mengharap masukan saran arah kebijakan dari kota Mojokerto, agar usulan yang disepakati nantinya dapat terakomodir dan dilaksanakan selanjutnya”, jelasnya.

Pelaksanaan Musrenbang diawali Pra Musrenbang yang telah dilaksanakan pada tanggal 7 Januari 2026, dengan menghasilkan sejumlah 55 usulan. Yang mana dengan rincian bidang infrastruktur 53 usulan, bidang ekonomi 2 usulan, dan bidang sosial budaya 2 usulan.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan, program pemerintah tahun depan, yang mana setiap untuk wilayah pastinya berbeda-beda kebutuhan, dan apa yang cocok untuk kelurahan Surodinawan.  

“Presiden mempunyai banyak program prioritas, salah satunya koperasi merah putih. Setiap satu desa atau kelurahan harus ada satu koperasi. dan kita diminta menyiapkan lahannya”, jelasnya. 

Yang membangun itu pusat, menteri koperasi, akan tetapi Pemerintah kota Mojokerto tidak bisa menyiapkan lahannya.

“Alasannya, kota kita kecil dan sangat padat. Seperti kelurahan Sentanan, Jagalan, Miji, Purwotengah pokoknya di tengah-tengah itu saya angkat tangan. Bukannya gak butuh tapi saya gak punya tanah”, ungkapnya.

Melalui Musrenbang kelurahan ini, Pemerintah Kota Mojokerto mendorong masyarakat menyusun usulan pembangunan yang sejalan dengan tema daerah serta mendukung kebijakan nasional. Selain penguatan sektor ekonomi, pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan diharapkan menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan.

(Gon)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terpopuler