Musrenbangkel Miji Tahun 2027 Menghasilkan 315 Usulan

Mojokerto (transversalmedia) – Pemerintah kota Mojokerto mengawali Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2027 tingkat Kelurahan, di kelurahan Miji, kecamatan Kranggan. Senin (19/01/2026).

Tampak hadir, Wali kota Mojokerto (Ika Puspitasari), Kepala Bapperida (Riyanto SH MSi), Kepala DPUPR Perkim (Endah Supriyani ST MT), Camat Kranggan (Sutilah S.Sos, MSi), Lurah Miji (Achmad Chalimi, SH).

Lurah Miji, Achmad Chalimi SH mengatakan Pra Musrenbang Kelurahan Miji sudah dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2026, dengan jumlah 315 usulan dari usulan infrastruktur 157, usulan ekonomi 8, sedangkan usulan usulan pembangunan 150.

“Agenda musrenbang merupakan agenda tahunan dengan maksud dan tujuan, pelibatan memberikan masyarakat untuk ikut serta dalam perencanaan pembangunan khususnya di lingkungan masing-masing”, katanya.

Sedangkan, Kepala Bapperida kota Mojokerto, Riyanto SH MSi menjelaskan untuk skala prioritas kebijakan dari tema dan fokus pembangunan tahun 2027, yaitu ‘Meningkatkan Ketahanan Ekonomi dan Sosial Budaya melalui Daya Saing Sektor Unggulan Daerah’.

  1. Penguatan sistem penegakan perda berfokus pada pengendalian keamanan, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
  2. Pemberdayaan seni dan kreativitas lokal yang berdaya saing.
  3. Peningkatan promosi pariwisata dan kebudayaan.
  4. Mempengaruhi perizinan investor untuk berinvestasi.
  5. Peningkatan akses sumber daya produktif dan pasar digital
  6. Peningkatan produktivitas dan omset UMKM.
  7. Peningkatan kemudahan akses permodalan dengan skema pembiayaan yang mudah.
  8. Penguatan pelatihan dan penyiapan tenaga kerja terampil untuk meningkatkan potensi daerah.
  9. Pembangunan infrastruktur ekonomi berkelanjutan yang berfokus pada sektor unggulan serta kemudahan mobilitas barang dan jasa.

Sementara, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan bahwa tema pembangunan tersebut memiliki tiga fokus utama, yakni memperkuat ketahanan ekonomi, menjaga dan memperkuat ketahanan sosial dan budaya. Serta meningkatkan daya saing sektor unggulan ekonomi Kota Mojokerto. Ketiga fokus tersebut harus menjadi landasan dalam merumuskan usulan pembangunan agar selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah.

“Usulan yang disampaikan harus selaras dengan tema pembangunan serta disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran yang dimiliki,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa Musrenbang bukan hanya agenda tahunan, melaikan ruang partisipatif masyarakat untuk menentukan kebutuhan yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi warga, khususnya di Kelurahan Miji.

“Musrenbang ini menjadi wadah untuk menentukan mana yang paling dibutuhkan masyarakat dan memiliki manfaat nyata,” tegasnya.

Pada Musrenbang Kelurahan Miji Tahun 2027, akan digodok 20 usulan yang mencakup bidang infrastruktur, ekonomi, dan sosial budaya. Selanjutnya ususlan tersebut akan melalui proses penyaringan dan penajaman untuk ditetapkan sebagai prioritas pembangunan, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran pemerintah daerah.

Ning Ita berharap hasil Musrenbang Kelurahan Miji dapat berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan Kota Mojokerto yang berkelanjutan, berdaya saing, dan berorientasi pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan sosial masyarakat.

(Gon)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terpopuler