Mojokerto (transversalmedia) – Pemerintah kota Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perakim) Kota Mojokerto secara konsisten, demi meningkatkan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia konstruksi, khususnya tenaga kerja konstruksi lokal agar semakin kompeten, profesional, dan mampu bersaing.
Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan pada hari rabu (29/07/2026) selama 3 hari. Di lokasi Sunrise Hotel Mojokerto.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Mojokerto, Rachmi Widjajati, S.Sos., MM mengatakan, dirinya hadir mewakili Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang berhalangan hadir karena tugas di luar kota.
“Atas nama Pemerintah Kota Mojokerto, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini”, katanya.
Dikatakannya, pentingnya kompetensi tenaga kerja konstruksi, yang mana, sektor konstruksi memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan daerah.
“Berbagai infrastruktur yang kita bangun tidak hanya membutuhkan perencanaan yang baik, tetapi juga membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai standar”,ujarnya.
Tujuan pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi melalui kegiatan ini, diharapkan untuk meningkatkan kemampuan teknis dalam pekerjaan konstruksi bangunan gedung,memahami standar pelaksanaan pekerjaan yang berkualitas serta menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi, dan memiliki bukti kompetensi berupa sertifikat yang diakui sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sertifikasi ini menjadi modal penting bagi tenaga kerja konstruksi untuk meningkatkan profesionalisme dan membuka peluang kerja yang lebih luas”, tuturnya.
Ia berharap, para peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh sungguh. Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah ilmu, meningkatkan keterampilan, serta berdiskusi dengan instruktur maupun asesor.
“Jadikan sertifikasi ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi terbaik dalam pembangunan, khususnya di Kota Mojokerto. Saya juga berharap para tenaga kerja konstruksi yang telah tersertifikasi dapat menjadi contoh dan penggerak dalam menerapkan pekerjaan konstruksi yang berkualitas, aman, dan sesuai standar”, jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPERAKIM Kota Mojokerto, Ir. Endah Supriyani, S.T, M.T mengatakan, kegiatan pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi bagi masyarakat jasa konstruksi di wilayah Kota Mojokerto bertema ‘Pelatihan dan Sertifikasi dengan Jabatan Kerja Kepala Tukang Bangunan Gedung (Level 2), Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan (Level 4) dan Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung (Level 6)’.
“Tujuan pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi pada hari ini adalah mendukung kompetensi dan atau kualitas para tenaga kerja konstruksi di Kota Mojokerto yang berdaya saing dan mampu mendukung terwujudnya pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Kota Mojokerto”, jelasnya.
Jumlah keseluruhan tenaga kerja konstruksi ada sebanyak 83 Orang, diantaranya ; tenaga kerja konstruksi jenjang 2 sebanyak 26 Orang, tenaga kerja konstruksi jenjang 4 sebanyak 28 Orang, dan tenaga kerja konstruksi jenjang 6 sebanyak 29 Orang.
Sebagai informasi, rangkaian kegiatan ini hadir narasumber Ir. Gatot Suhariyono, MT selaku Instruktur IALKI, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Para peserta pelatihan dan sertifikasi kegiatan ini mengungkapkan kebahagiaan, karena kedepannya sertifikat membawa bekal bagi karirnya serta ahli di bidang konstruksi.
“Kita mendapat lebih mendapat pengalaman atau ilmu lebih jauh lagi lah, untuk pengalaman pelaksanaan konstruksi gedung. Pastinya, kami mengucapkan banyak terima kasih ibu Wali Kota Mojokerto, karena jarang ada kegiatan ini di berbagai daerah yang gratis ini”, ungkapnya Danar Pratama yang bertempat tinggal di Trowulan, kabupaten Mojokerto dan berprofesi sebagai mandor.
Sedangkan, peserta lain dari warga kota Mojokerto, Pulorejo, bernama Dedy berprofesi sebagai kontraktor ini, mengungkap juga rangkaian kegiatan membawa suasana positif untuk meningkatkan keahlian dalam bidang pembangunan.
“Kegiatan banyak plus nya lah, pertama mendapatkan sertifikasi dari BNSP bidang yang diikuti, serta menambah ilmu dan wawasan ke beberapa peserta. Saya mendapatkan informasi dari medsos PUPR Kota Mojokerto dan di berbagai grup, apalagi kegiatan ini gratis, pasti senang banget. Terima kasih untuk Bu Wali Kota ya atas diadakan kegiatan ini”, pungkasnya.
(Gon)

