image_pdfimage_print

Mojokerto (transversamedia) – Kini Walikota Mojokerto Ika Puspitasari dan Wakil Walikota Mojokerto Acmad Rizal Zakaria melakukan serah terima jabatan (sertijab) dari mantan Plt. Walikota Mojokerto, Suyitno di GOR Seni Majapahit, Jumat (21/12/2018) setelah dilantik Gubernur Jawa Timur pada 10 Desember 2018 lalu. Acara ini berlangsung meriah dengan dihadiri dan disaksikan langsung orang nomor satu Jawa Timur Soekarwo, dan jajaran Forkopimda Kota Mojokerto, Kepala Bakorwil Bojonegoro, serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto.

Dalam kegiatan sertijab ini, Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto melakukan penandatanganan dan serah terima berita acara dari Purna Plt. Kemudian dilanjutkan dengan rapat paripurna DPRD Kota Mojokerto dalam rangka penyampaian visi misi Kota Mojokerto masa jabatan 2018-2023.

baca juga:  Cara Praktis Melalui Pajak E-Filling

Rapat paripurna dibuka secara langsung oleh Ketua DPRD Kota Mojokerto Febriana Meldyawati dan dilanjutkan penyampaian Visi Misi oleh Walikota Mojokerto.

Mengawali sambutannya Ning Ita-sapaan akrab Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan,  dalam perjalanan demokrasi beberapa waktu yang lalu dipenuhi dinamika sosial yang mungkin menimbulkan perbedaan sikap. “Kinilah saat yang tepat bagi kita semua untuk memulai menyambung tali silaturrahmi baru. Bergandengan tangan sebagai sesama saudara, adalah kebersamaan yang indah untuk  membangun Kota Mojokerto dengan spirit of Majapahit . Segala perbedaan yang mungkin terbelah, kini saatnya untuk kita satukan kembali,” seru Ning Ita.

Selain itu, Ning Ita menyampaikan paparan terkait gambaran umum kondisi Kota Mojokerto yang meliputi kondisi demografi, pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) perkapita, pertumbuhan ekonomi, laju inflasi, indeks gini, angka kemiskinan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

baca juga:  Ning Ita Takziyah Ke Rumah Duka Mantan Walikota ke 16

“Untuk visi pembangunan daerah Kota Mojokerto, yang ingin kita wujudkan pada periode RPJMD 2018 sampai dengan 2023 adalah “Terwujudnya Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera dan bermartabat.” kata Ning Ita.

Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan, melalui visi tersebut diharapkan Kota Mojokerto dapat lebih berperan dalam perubahan yang terjadi di lingkup regional, nasional maupun global. “Oleh karenanya, pembangunan Kota Mojokerto juga ditujukan untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan dan kesejahteraan  bagi masyarakat di Jawa Timur dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” lanjut Ning Ita.

Sementara itu Gubernur Jawa Timur, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada walikota dan Wakil Walikota Mojokerto atas keberhasilan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto. “Saya menghimbau agar Walikota Mojokerto untuk mengutamakan pendidikan dan kesejahteraan rakyat,” tandasnya.

baca juga:  Target GMSC November Harus Rampung

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB