image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Diperingati hari rabies sedunia yang jatuh pada tanggal 28 September, tidak ketinggalan bagi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kota Mojokerto untuk mempertahankan sebagai daerah kota bebas rabies. Dalam bentuk perhatian Pemerintah Kota Mojokerto, DKPP memberikan vaksin gratis terhadap hewan peliharaan dan mensosialisasikan terhadap pemilik hewan atau komunitas melalui seminar.

Dari serangkaian acara kegiatan yang dilakukan, ada dua titik lokasi yang berbeda pada pertemuan. Untuk hari Sabtu (19/10/2019) dilokasi kantor DKPP sedangkan hari minggu (20/10/2019) di lokasi Alun-alun Mojokerto dengan Gathering sekaligus pemberian vaksin rabies pada hewan. Turut hadir beberapa komunitas hewan yang ada di kota Mojokerto, yakni : Animal Rescue Mojokerto, komunitas anjing, kucing, reptil, musang, kelinci, iguana, burung hantu.

baca juga:  Sembuhkan Pasien Covid-19, Pemkot Mojokerto Ikhtiar Gunakan Probiotik

Menurut keterangan Kabid Perikanan dan Peternakan, Supriyanto mengatakan di kota Mojokerto tidak ada catatan peristiwa warga dalam kasus akibat gigitan hewan berpenyakit rabies, “Dengan adanya moment memperingati Rabies Day, tentunya ini akan menjadi perhatian kita bahwa ada rabies dan memang rabies harus diwaspadai. Hendaknya ini menjadi kewaspadaan kita bersama untuk senantiasa mencegah, jangan sampai terjadi kasus di Kota Mojokerto”, katanya di saat kegiatan sosialisasi terhadap pemilik hewan peliharaan.

Seperti yang diketahui, kota Mojokerto jadi destinasi jujugan warga di berbagai daerah untuk melakukan banyak kegiatan. Selain itu, meskipun kotanya kecil, peminat hewan peliharaan bagi warga kota Mojokerto semakin berkembang dan meningkat. Hal itu menjadi potensi wisata fauna. Maka dari itu dibutuhkan keamanan dan pencegahan terhadap hewan.

baca juga:  Deny Sosialisasikan Pencegahan Covid-19 Pada Giat Reses

“Dan kami selaku instansi pemerintah juga siap serta mengharapkan kerjasama dengan dokter-dokter hewan swasta, dalam hal pencegahan dan penanggulangan penyakit hewan”, ucap Supri perwakilan kepala DKPP ini.

Selain itu DKPP mengundang narasumber dari PDHI Jatim I Drh Rudi Alfandhie Kurniawan. Ia menjelas berbagai daerah yang menjadi daerah rawan rabies dan pencegahannya, “Inilah daerah bebas rabies yang ada di Indonesia : Kepulauan Riau, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Papua, dan Papua Barat”, tuturnya.

Ia menambahkan bahwa selain anjing, pembawa virus rabies juga bisa bisa melewati hewan kucing, monyet, dan kelelawar.

Sangat disayangkan, dalam pemberian vaksin gratis, jumlah kuota kepemilikan hewan peliharaan warga kota Mojokerto sangat banyak. DKPP hanya bisa memberikan sedikit 100 vaksin rabies secara gratis.

baca juga:  Reses Ery Terapkan Prokes

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB