image_pdfimage_print

Bandung (transversalmedia) – YouTuber asal Bandung, Jawa Barat beredar video viral. Ferdian Paleka di bully tahanan lainnya di sel tahanan Satreskrim Polresta Bandung. Pada hari sabtu (9/5/2020), dalam video berdurasi dalam hitungan 49 detik. 

Dalam video tersebut, Ferdian keadaan nyaris telanjang dengan kepala plontos dan dipaksa oleh salah satu rekan tahanan lainnya untuk melakukan push-up. Jelasnya pria berusia 21 tahun tersebut, memelas dan mata berkaca-kaca. Hal itu dikelilingi oleh tahanan lainnya serta ada perlakuan kontak fisik terhadap Ferdian. 

Dalam video tersebut terlihat Ferdian dan rekannya dimasukkan ke dalam tempat sampah.

Dari data yang dihimpun, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan para tahanan di sel tersebut tidak menyukai Ferdian yang telah membuat video prank. “Itu terjadi karena tahanan tidak suka terhadap kelompok ini karena memberikan bantuan berisi sampah, mereka tidak suka, sehingga tahanan ini melakukan pem- bully-an kepada Ferdian cs,” kata Ulung.

baca juga:  Satlantas Polresta Mojokerto Bagikan SIM Gratis

Tambahnya, nanti akan dipisahkan dari tahan lainnya, “Saat ini kami melakukan pemeriksaan terhadap Ferdian, dia tetap sehat dan tidak ada kekurangan apapun juga. Kita sementara melakukan pemisahan dulu, menunggu situasi aman dulu”, imbuhnya.

Saat ini Ferdian di jerat pasal berlapis, yakni Pasal 45 ayat 3 huruf e, Pasal 36 dan Pasal 51 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Diketahui, Ferdian dalam kasusnya telah melakukan candaan atau prank bantuan sembako berisi sampah dan batu bata kepada para waria pada Jumat (1/5/2020). Yang telah menyebabkan pencemaran nama baik terhadap pelapor, dengan mengunggah dan menyebarkan sehingga dengan cara itu pelaku mendapatkan keuntungan followers dari YouTube.

baca juga:  Vonis Walikota Mojokerto di Warnai Hujan Tangis

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB