image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Ketua Komisi III DPRD Kota Mojokerto, Agus Wahjudi Utomo mengharapkan pelayanan publik tetap di optimalkan demi kepentingan masyarakat di gedung Graha Mojokerto Service City (GMSC) yang berlokasi jln Gajahmada no 100 kota Mojokerto. 

“Meskipun plafon GMSC ambruk, kita minta pelayanan publik tetap berjalan karena tidak ingin itu menjadi halangan”, ujar politisi Partai Golkar. Minggu (10/1/2020).

Dari informasi yang didapat transversalmedia.com, ambruknya plafon di lantai terjadi pada hari sabtu (9/1/2020) sekitar pukul 19.05 WIB.

Terpisah, menurut keterangan Plt. Kepala DPM-PTSP Naker, Gaguk Tri Prasetya bahwa pelayanan masih tetap berjalan, “Sekarang ini yang kita prioritaskan adalah untuk memindahkan pelayanan, untuk memindahkan pelayanan ini masih butuh persiapan. Mulai besok kita butuh tatanan perizinan, Dispenduk, kita pindahkan di lantai di atasnya (lantai III), kebetulan hari ini libur untuk rekan-rekan DPM-PTSP saya perintahkan untuk masuk untuk mempersiapkan pelayanan di ruangan atas”, tuturnya.

baca juga:  DPRD Kota Mojokerto Hearing Terkait Penanggulangan Banjir

Atas penyebabnya ambruk plafon yang diketahui atas kerusakan satu lantai 2 adalah kurang lebih 40 persen, “Untuk masalah pembenahan nanti Dinas PU karena dilakukan pemeriksaan teknis dulu kan, ha itu Dinas PU, saya hanyalah pelayanannya saja”, katanya.  

Ada tiga konter yang ada dilantai 2 yang ambruk yakni DPM-PTSP, Samsat Corner, dan Dispendukcapil.

Dari informasi data yang didapat, pembangunan gedung GMSC adalah pengerjaan proyek multiyears, untuk jasa Konsultan Pengawas bangunan Gedung Graha Mojokerto Service City (GMSC) Tahap II dilaksanakan pada tahun 2017 adalah PT. ASTA KENCANA ARSIMETAMA yang beralamatkan di Jl. Gunung Anyar Harapan ZG/20-21 Surabaya dengan nilai harga negoisasi Rp 470.437.000, sedangkan untuk pelaksana kontruksi itu sendiri adalah PT. ARDI TEKINDO PERKASA Jl. Gayungsari VII No.12 – Surabaya (Kota) – Jawa Timur senilai Rp 31.763.752.000.

baca juga:  Senator RI Beny Ramdhani Minta Kapolri dan Dewan Pers Segera Hentikan Kriminalisasi Pers

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB