image_pdfimage_print

Mojokerto (transversalmedia) – Menjelang pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau, perlu di waspadai adanya resiko penyakit demam berdarah dengue (DBD) dengan menekankan angka melalui program Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN terintegrasi yang diaktifkan kembali. 

“Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali, kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit DBD dengan melibatkan lintas sektor yang terkait”, ucap Plt kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kota Mojokerto drg. Maria Poeriani Soekowardani., M.Si saat menyampaikan di Pendopo Graha Praja Wijaya. Senin siang (30/3/2021).

Dari data informasi di dapat, meskipun seiring adanya pandemi covid-19 tetap program PSN berjalan di tiap 18 kelurahan yang ada di kota Mojokerto. “Dari data sejak tahu  2019 sampai dengan 2021 mengalami trend yang menurun. Walaupun data yang menurun kita tetap waspada, kita tetap melaksanakan PSN terintergrasi karena merupakan kegiatan yang menjadi unggulan di kota Mojokerto serta mempunyai konsep pemberdayaan di masyarakat”, sambungnya.

baca juga:  Keluarga Berkualitas Awal Mula Menuju Kemajuan Mojokerto

Meskipun seperti itu, pelaksanaan PSN integrasi ini tetap di lakukan secara protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari paparan covid-19.

Sementara itu, dari arahan Sekdakot Mojokerto Harlistyati memberikan petunjuk bahwa perlunya untuk mewaspadai DBD, “DBD itu juga berbahaya, kita harus mengantisipasinya. Terlambat sedikit kita akan mengalami sesuatu yang tidak kita harapkan. Saya juga pernah mengalami”, katanya.

Diharapkan untuk menjaga kebersihan yang menjadi tempat di tiap-tiap rumah maupun lingkungan yang menjadi sarang nyampuk apalagi di musim penghujan. “Konsep yang di kembangkan untuk tahun 2021, satu rumah satu jumantik (juru pemantau jentik). Agar pemberdayaan ini menyentuh sampai level keluarga. Sehingga tidak Njagakno (nunggu) kader motivator yang membawahi 20 rumah”, harapnya.

baca juga:  DPRD Kritisi Eksekutif Berpihak Pada Pengusaha Terkait UMK

Rapat koordinasi ini di hadiri oleh Sekdakot, OPD, kepala Puskesmas, Kepala Bagian, Camat, dan serta Lurah se-Kota Mojokerto.

(Gon)

image_pdfimage_print

Silahkan komentar dengan login FB