Beranda Politik dan Pemerintahan Wapres RI Resmikan MPP Gajahmada Jadi Proyek Percontohan MPP Digital

Wapres RI Resmikan MPP Gajahmada Jadi Proyek Percontohan MPP Digital

0
Wapres RI Resmikan MPP Gajahmada Jadi Proyek Percontohan MPP Digital

Mojokerto (transversalmedia) – Gedung megah Mall Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada milik Pemerintah Kota Mojokerto menjadi salah satu pilot project (proyek percontohan) MPP Digital yang menjadi program pemerintah pusat. 

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP & Naker) Kota Mojokerto, Moch. Zaini ST, MM mengatakan MPP Digital merupakan pelayanan publik berbasis elektronik Pemerintah Daerah yang terintegrasi dalam satu aplikasi, dengan menggunakan skema sign-on yang diterapkan pada semua lini pelayanan publik. Masyarakat dapat mengakses semua layanan hanya dengan menggunakan satu akun saja dan cukup sekali mengunggah dokumen persyaratan layanan. 

Perlu diketahui, pembangunan MPP Gajahmada dibuat untuk pelayanan masyarakat kota Mojokerto dalam rangka memberi kemudahan, kecepatan, ketepatan bagi kota Mojokerto dan sekitarnya. Yang dimana terdapat 24 pelayanan instansi baik dari Pemerintah kota Mojokerto, pusat, BUMN, dan BUMD. 

Untuk tahap awal, aplikasi MPP Digital menyediakan layanan Administrasi Kependudukan sebanyak 8 jenis layanan dan Perizinan Tenaga Kesehatan sebanyak 31 jenis layanan.

“Kota Mojokerto salah satu dari 21 Kab/Kota di Indonesia yg dijadikan pilot project penerapan MPP Digital di Indonesia”, katanya. Selasa (4/7/2023).

Soft launching MPP Digital telah diresmikan oleh Bapak Wakil Presiden RI pada tgl 20 Juni 2023 bertempat di Istana Wakil Presiden di Jakarta.

“Di Jawa Timur sendiri hanya ada tiga daerah yang dijadikan pilot project MPP Digital, yakni kota Mojokerto, kabupaten Banyuwangi, dan kabupaten Magetan”, jelasnya.

Sebagai pilot project, sejak awal bulan Juni, MPP Gajah Mada Kota Mojokerto melakukan uji coba digitalisasi untuk dua layanan, yakni layanan pengurusan identitas diri di Dispendukcapil dan layanan izin praktik tenaga kesehatan. Di MPP Gajah Mada ini, lanjutnya, ada 24 instansi dengan 180 layanan. 

“Sebenarnya semua layanan sudah digital tapi hanya untuk kita sendiri. Ke depan, layanan digital ini akan dijadikan satu dalam aplikasi MPP Digital milik Kemenpan RB”, tuturnya.

Menurutnya, MPP Digital diselenggarakan guna memberi kemudahan kepada masyarakat. Sehingga nantinya masyarakat tidak perlu datang ke MPP konvensional lagi, cukup melalui aplikasi, di mana pun berada.

“Itu tujuan utama pemerintah, baik pusat maupun daerah. Selalu berinovasi, memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Oleh karena itu, kami mengharapkan agar masyarakat memanfaatkan semua pelayanan publik yang ada di MPP Gajah Mada”, pungkasnya.

(Gon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here