Mojokerto (transversalmedia) –
Dalam rangka kesiapan pengamanan Lebaran tahun 2025, Dinas Perhubungan Kota Mojokerto mendukung penuh kebijakan-kebijakan pemerintah pusat sebagaimana disebutkan pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri dan juga menindaklanjuti rakor tingkat provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur dan diikuti oleh Kepala Daerah se Jatim pada minggu lalu.
Menindaklanjuti hal itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan kota Mojokerto, Ruby Hartoyo, menjelaskan bahwa sesuai arahan Wali Kota Mojokerto, Pemerintah Kota Mojokerto akan mendukung penuh upaya-upaya menciptakan keamanan dan kenyamanan warga yang melakukan mudik ataupun arus balik pada libur Lebaran tahun 2025.
“Upaya ini dilakukan dengan mengoptimalkan segala sumber daya yang ada, baik SDM, sarana prasarana maupun peralatan. Kegiatan ini sudah rutin dilakukan. dan tahun ini diprediksi terjadi curah hujan yang cukup tinggi tentunya upaya-upaya yang harus dipersiapkan mengarah kepada hal-hal teknis mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir”, katanya saat usai rakor lintas sektoral guna kesiapan Ops Ketupat Semeru 2025 di Polresta Mojokerto. Rabu (19/3/2025).
Ia menjelaskan sesuai arahan Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo ATD MM, Ruby mengatakan “Kita diminta proaktif menyusun skala prioritas dan mendukung stakeholder yang ada, melakukan pengecekan peralatan lalu lintas yang dimiliki termasuk pengecekan CCTV di lapangan”, urainya.
Contohnya adalah memastikan CCTV berfungsi dengan baik, juga meninjau rambu-rambu lalu lintas. “Kemudian unit-unit yang dibentuk di Dishub salah satu contoh adanya Unit Reaksi Cepat (URC) PJU akan kita siagakan. Arahan dari Pak Sekda, Dishub juga berkoordinasi dengan Satpol PP dan DPUPR Perkim terkait antisipasi terjadinya bencana banjir. Perlu juga mengecek rumah-rumah pompa yang harus disiagakan dan personil-personil yang harus dipersiapkan termasuk di Dishub sendiri, petugas CCTV di-stand by-kan sesuai kebutuhan pelaksanaan operasi ketupat pada tanggal 23 maret – 8 april 2025.
“Hari Rabu, tanggal 19 Maret 2025 bersama dengan Satlantas serta instasi terkait UPT LLAJ Jawa Timur yang ada di Mojokerto dan BNN akan melakukan ramchek termasuk pemeriksaan urine kepada awak kendaraan umum”, pungkasnya.
Sementara itu, dalam paparan Rakor lintas sektoral yang digelar guna kesiapan Ops Ketupat Semeru 2025, Kapolres Mojokerto Kota menggunakan sebagai sarana untuk mensosialisasikan Hotline Mudik Polri 110 yang siap 24 jam mendukung keberhasilan Ops Ketupat Semeru 2025.
“Polri telah menyiapkan program Hotline Mudik Polri 110 yang siap 24 jam memberikan pelayanan untuk mendukung Ops Ketupat terkait mudik yang terhubung langsung dengan Mabes Polri serta diteruskan ke jajaran,” Ujar AKBP Daniel
Layanan Call Center 110 ini bertujuan untuk menerima laporan, pengaduan, serta memberikan informasi terkait kondisi lalu lintas dan keamanan selama mudik. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan untuk melaporkan segala informasi maupun bentuk permasalahan yang dihadapi selama perjalanan mudik untuk mendapat respon cepat dari Kepolisian.
Selain itu, dalam sambutannya AKBP Daniel juga mengharapkan sinergi dari setiap leading sector untuk dapat memberikan kelancaran selama Lebaran 1446 H
“Dengan sinergi dan kolaborasi dari setiap leading sector diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman dan tentram bagi masyarakatc yang merayakan Lebaran tahun ini,” Harap AKBP Daniel
Sementara itu, Sekda Kota Mojokerto juga menyampaikan dukungannya terkait program Polri yang bertujuan untuk kelancaran selama mudik Lebaran. Sekda juga mengapresiasi program Polri seperti layanan mudik 110 serta penitipan kendaraan bermotor ke Polsek maupun Polres sehingga mampu memberikan rasa aman dan tenang masyarakat yang mudik.
“Kami dari Pemerintah Kota siap mendukung program program Polri khususnya Polres Mojokerto Kota untuk memberikan kelancaran dan kenyamanan masyarakat dalam Lebaran tahun ini” Pungkasnya.
(Gon)