​”Bukan Sekadar Angka: Saat Kasih Sayang dan Edukasi Menyapa Warga Karang Rahayu”

Bekasi (transversalmedia) – Suasana hangat tampak menyelimuti Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (23/10) pagi. Puluhan warga berkumpul, antusias mengikuti rangkaian kegiatan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2026.

​Bukan sekadar pertemuan formal, acara ini hadir sebagai ruang dialog penuh kehangatan. Melalui edukasi perencanaan keluarga, masyarakat diajak menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, menerapkan pola hidup sehat, serta merawat tumbuh kembang anak sejak dini demi masa depan generasi yang lebih baik.

​Hadir di tengah-tengah warga, Anggota Komisi IX DPR RI drg. Putih Sari menyapa peserta dengan penuh empati. Dalam pemaparannya, ia menyentuh sisi personal peran seorang ibu dan ayah dalam keluarga. Menurutnya, program Keluarga Berencana (KB) hari ini bukan lagi soal “membatasi jumlah anak”, melainkan bagaimana merawat kehidupan itu sendiri.

​”KB itu tentang bagaimana kita merawat kasih sayang dalam rumah tangga. Ini soal mendampingi ibu hamil agar tetap sehat, memastikan ibu menyusui mendapat dukungan, dan menjaga anak-anak kita agar terbebas dari stunting,” tutur Putih Sari di hadapan para warga.

​Kehangatan edukasi tersebut makin lengkap dengan pemaparan dari narasumber lain. Kapusdatin Kemendukbangga/BKKBN RI Rezky Murwanto, S.Kom., M.P.H. menekankan bahwa dari rumah pulalah karakter dan nilai-nilai kebaikan anak pertama kali dibentuk. Sementara itu, Mia Wahdibi, S.Km., M.Arts. dari BKKBN Jawa Barat dan Juniardiana Rosatijawan, ST., MM. dari DPPKB Kab. Bekasi mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari kader hingga pasangan muda—untuk saling merangkul, mencegah stunting, serta menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan bagi perempuan dan anak.

​Senyum dan tawa warga menyempurnakan suasana saat sesi diskusi interaktif berlangsung. Keceriaan makin terasa tatkala panitia membagikan paket cenderamata sejak awal registrasi serta mengundi hadiah doorprize di penghujung acara. Lagu Bagimu Negeri yang dinyanyikan bersama di akhir sesi menyisakan kesan mendalam.

​Melalui pendekatan yang merakyat ini, sosialisasi Bangga Kencana tidak hanya meninggalkan informasi, tetapi juga harapan baru. Warga pulang tidak sekadar membawa cenderamata, melainkan juga pemahaman mendalam tentang arti penting merawat keluarga sebagai tempat pulang yang paling aman dan sejahtera.

​(Red)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terpopuler